KLIKINFOBERITA.COM,- Tanaman Daun Dewa (Gynura divaricata), yang sering disebut sebagai “Penghubung Kehidupan”, sekarang ini semakin diperhatikan sebagai komoditas herbal unggulan dari Indonesia. Para ahli dari IPB University menjelaskan bahwa tanaman ini memiliki potensi luar biasa untuk diperluas pengembangannya karena berbagai manfaat yang ditawarkan dan mudahnya dibudidayakan dalam iklim tropis.
Beragam Manfaat untuk Penyakit Kronis
Kandungan senyawa aktif pada daun dewa, seperti flavonoid, saponin, dan terpenoid, memberikan efek antiinflamasi serta antioksidan yang tinggi. Menurut para ahli kesehatan serta artikel di Alodokter dan Halodoc, beberapa manfaat penting yang dimiliki antara lain:
Mengatur Tekanan Darah dan Kadar Gula: Membantu menurunkan tekanan darah tinggi dan mengatur kadar gula darah bagi penderita diabetes.
Efek Pencegah Kanker: Senyawa flavonoid yang ada di dalamnya diketahui dapat menahan pertumbuhan sel-sel kanker.
Meredakan Nyeri dan Peradangan: Sangat efektif untuk meredakan nyeri pada sendi dan otot, serta memar dan luka luar.
Meningkatkan Kualitas Reproduksi: Penelitian menunjukkan bahwa tanaman ini bisa meningkatkan jumlah dan kualitas sperma pada pria.
Peluang Bisnis dan Budidaya
Selain manfaat bagi kesehatan, daun dewa juga menawarkan potensi ekonomi yang menarik. Sejumlah mahasiswa dari Polbangtan YOMA telah berhasil mengembangkan budidaya tanaman ini dengan target lahan sebesar 7. 000 m² untuk memenuhi kebutuhan industri herbal.
Ekonomi: Di pasaran, harga daun dewa bisa mencapai sekitar Rp120. 000 per kilogram.
Kemudahan Tanam: Tanaman ini sangat fleksibel dan dapat ditanam bersama komoditas lain, seperti jeruk atau cabai.
Omzet: Petani setempat melaporkan bahwa potensi penghasilan dari budidaya intensif bisa mencapai Rp4 juta hingga Rp8 juta per bulan.
Cara Pengolahan yang Aman
Agar bisa memaksimalkan manfaat yang didapat, praktisi kesehatan merekomendasikan beberapa metode pengolahan berikut ini:
Lalapan: Daun muda yang segar dapat langsung dikonsumsi setelah dibersihkan.
Rebusan/Teh: Rebus 10–15 gram daun segar dengan tiga gelas air hingga tersisa setengah, lalu konsumsi 1–2 kali sehari.
Obat Luar: Untuk penanganan memar atau gigitan serangga, daun bisa dihancurkan halus dan ditempelkan pada area yang terlihat sakit.
Walaupun memiliki banyak manfaat, masyarakat diingatkan untuk tetap berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum menggunakan daun dewa sebagai pengganti obat resep dokter, terutama bagi pasien dengan penyakit kronis.







