KLIKINFOBERITA.COM,- Awal bulan September 2026 menjadi momen penyesuaian harga bagi sejumlah produk bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia. Kenaikan harga tidak hanya terjadi pada stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Pertamina, tetapi juga merambah ke SPBU swasta seperti Shell, BP, dan Vivo. Penyesuaian ini secara khusus menyasar segmen BBM non-subsidi, sementara jenis BBM bersubsidi masih bertahan di harga lama.
Berdasarkan pantauan lapangan, kenaikan harga di lingkungan Pertamina dilakukan secara bertahap. Pada 1 September 2026, Pertamina terlebih dahulu menyesuaikan harga untuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Selang sehari, tepatnya pada 2 September 2026, giliran Pertamax Green yang mengalami revisi harga naik. Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa mekanisme penyesuaian ini mengacu pada formula harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Kitty menegaskan bahwa perhitungan harga baru mempertimbangkan berbagai indikator makroekonomi yang relevan. Faktor-faktor tersebut meliputi fluktuasi harga minyak mentah di pasar global, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, komponen pajak, serta aspek-aspek lain termasuk tingkat daya beli masyarakat. Meskipun demikian, Pertamina memutuskan untuk menahan harga Pertamax agar tetap stabil. Demikian pula dengan BBM bersubsidi, yakni Pertalite dan Solar subsidi, yang harganya tetap dipertahankan tanpa kenaikan.
Di sisi lain, operator SPBU swasta juga mengikuti tren kenaikan tersebut. Shell tercatat menaikkan harga V-Power Diesel secara signifikan. Jika pada Agustus lalu dibanderol Rp 21.910 per liter, kini harganya melonjak menjadi Rp 25.420 per liter. Artinya, terdapat kenaikan sebesar Rp 3.510 per liter dibandingkan bulan sebelumnya.
Senada dengan Shell, BP juga melakukan penyesuaian harga. BP Ultimate Diesel yang sebelumnya dijual Rp 21.910 per liter kini naik menjadi Rp 25.420 per liter. Produk BP Ultimate juga mengalami kenaikan dari Rp 16.760 menjadi Rp 19.330 per liter. Namun, BP memilih mempertahankan harga BP 92 di angka Rp 16.130 per liter.
Vivo pun tidak ketinggalan dalam gelombang penyesuaian ini. Vivo menaikkan harga untuk BBM RON 95 dan diesel. Vivo Revvo 95 kini dijual seharga Rp 19.330 per liter, naik dari posisi sebelumnya Rp 16.760. Sementara itu, BBM Diesel Primus naik dari Rp 21.910 menjadi Rp 25.420 per liter. Meski demikian, Vivo Revvo 92 masih tetap dijual di harga Rp 16.130 per liter.
Berikut adalah daftar lengkap harga BBM terbaru yang berlaku hari ini di berbagai SPBU:
Pertamina:
Pertalite: Rp 10.000 per liter
Biosolar: Rp 6.800 per liter
Pertamax: Rp 15.950 per liter
Pertamax Green: Rp 19.150 per liter
Pertamax Turbo: Rp 19.600 per liter
Dexlite: Rp 23.700 per liter
Pertamina Dex: Rp 25.200 per liter
Shell:
Shell V-Power Diesel: Rp 25.420 per liter
BP:
BP 92: Rp 16.130 per liter
BP Ultimate: Rp 19.330 per liter
BP Ultimate Diesel: Rp 25.420 per liter
Vivo:
Vivo Revvo 92: Rp 16.130 per liter
Vivo Revvo 95: Rp 19.330 per liter
Diesel Primus: Rp 25.420 per liter
Konsumen diharapkan untuk memeriksa kembali anggaran transportasi mereka mengingat adanya perubahan harga pada beberapa jenis BBM premium dan diesel di awal September ini.








