Cek Harga BBM Terbaru! Pertalite Tetap Rp10.000, Pertamina Dex Melonjak Rp4.050

oleh -63 Dilihat
oleh
SBBU Lubuk sini, Bengkulu Tengah, Bengkulu —Memasuki awal November 2026, harga BBM Pertamina masih menjadi perhatian masyarakat. Di Bengkulu, Pertalite bertahan Rp10.000, Biosolar Rp6.800, sementara Pertamina Dex mencapai Rp25.750 per liter.-Foto : Aisya/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Masyarakat perlu mengetahui perkembangan harga bahan bakar minyak (BBM) menjelang akhir Oktober 2026. PT Pertamina (Persero) masih mempertahankan harga BBM subsidi maupun nonsubsidi, tanpa penyesuaian baru sepanjang Oktober.

Berdasarkan informasi PT Pertamina Patra Niaga, harga BBM yang berlaku pada Sabtu (31/10/2026) masih mengacu pada ketentuan harga yang ditetapkan sejak September 2026. Artinya, sejumlah jenis BBM yang sebelumnya mengalami kenaikan tetap dijual dengan tarif yang sama.

Kenaikan paling signifikan terjadi pada Pertamina Dex. Pada penyesuaian September 2026, BBM diesel nonsubsidi ini mengalami kenaikan sebesar Rp4.050 per liter, dari Rp21.150 menjadi Rp25.200 per liter untuk wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen.

Tak hanya Pertamina Dex, Dexlite juga mengalami lonjakan harga sebesar Rp4.000 per liter, dari sebelumnya Rp19.700 menjadi Rp23.700. Sementara Pertamax Turbo naik Rp1.300 per liter, dari Rp18.300 menjadi Rp19.600.

Di sisi lain, Pertamax masih dipasarkan dengan harga Rp15.950 per liter, sedangkan Pertamax Green 95 berada di angka Rp19.150 per liter untuk wilayah yang menerapkan harga tersebut.

Untuk BBM bersubsidi, pemerintah dan Pertamina belum melakukan perubahan harga. Pertalite tetap dibanderol Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar masih dijual Rp6.800 per liter.

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, sebelumnya menegaskan bahwa tidak ada perubahan harga BBM subsidi maupun nonsubsidi mulai 1 Oktober 2026.

“Per 1 Oktober harga BBM baik subsidi dan nonsubsidi masih tetap sama dengan harga per bulan September,” ujar Kitty, sebagaimana diberitakan ANTARA, Kamis (1/10/2026).

Dalam menetapkan harga BBM nonsubsidi, Pertamina mempertimbangkan sejumlah indikator, mulai dari perkembangan harga minyak dunia, kondisi pasar, hingga kemampuan daya beli masyarakat. Sementara itu, harga BBM subsidi tetap mengikuti kebijakan pemerintah.

Perlu diketahui, harga BBM Pertamina tidak seragam di seluruh wilayah Indonesia. Perbedaan harga dipengaruhi sejumlah faktor, termasuk besaran PBBKB yang ditetapkan masing-masing pemerintah daerah.

Berikut rincian harga BBM Pertamina di berbagai wilayah Indonesia. Seluruh harga yang tercantum merupakan harga per liter.

1. Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Barat.

– Pertamax: Rp16.300

– Pertamax Turbo: Rp20.000

– Pertamina Dex: Rp25.750

– Dexlite: Rp24.200

– Pertalite: Rp10.000

– Biosolar: Rp6.800

2. Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau.

– Pertamax: Rp16.650

– Pertamax Turbo: Rp20.450

– Pertamina Dex: Rp26.300

– Dexlite: Rp24.750

– Pertalite: Rp10.000

– Biosolar: Rp6.800

3. Kawasan Perdagangan Bebas (FTZ) Sabang.

– Pertamax: Rp14.950

– Dexlite: Rp22.150

– Pertalite: Rp10.000

– Biosolar: Rp6.800

4. Kawasan Perdagangan Bebas (FTZ) Batam.

– Pertamax: Rp15.150

– Pertamax Turbo: Rp18.550

– Pertamina Dex: Rp23.950

– Dexlite: Rp22.500

– Pertalite: Rp10.000

– Biosolar: Rp6.800

5. DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.

– Pertamax: Rp15.950

– Pertamax Turbo: Rp19.600

– Pertamax Green 95: Rp19.150

– Pertamina Dex: Rp25.200

– Dexlite: Rp23.700

– Pertalite: Rp10.000

– Biosolar: Rp6.800

6. Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

– Pertamax: Rp15.950

– Pertamax Turbo: Rp19.600

– Pertamina Dex: Rp25.200

– Dexlite: Rp23.700

– Pertalite: Rp10.000

– Biosolar: Rp6.800

7. Kalimantan Utara.

– Pertamax: Rp16.650

– Pertamax Turbo: Rp20.450

– Pertamina Dex: Rp26.300

– Dexlite: Rp24.750

– Pertalite: Rp10.000

– Biosolar: Rp6.800

8. Maluku dan Maluku Utara.

– Pertamax: Rp16.300

– Dexlite: Rp24.200

– Pertalite: Rp10.000

– Biosolar: Rp6.800

9. Wilayah Papua.

– Pertamax: Rp16.300

– Pertamax Turbo: Rp20.000

– Dexlite: Rp24.200

– Pertalite: Rp10.000

– Biosolar: Rp6.800

10. Papua Barat dan Papua Barat Daya.

– Pertamax: Rp16.300

– Pertamina Dex: Rp25.750

– Dexlite: Rp24.200

– Pertalite: Rp10.000

– Biosolar: Rp6.800

11. Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.

– Pertamax: Rp16.300

– Dexlite: Rp24.200

– Pertalite: Rp10.000

– Biosolar: Rp6.800

Harga BBM di Bengkulu Masih Bertahan

Khusus masyarakat Provinsi Bengkulu, harga BBM pada Sabtu (31/10/2026) masih mengikuti kelompok wilayah yang mencakup Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung.

Berdasarkan daftar tersebut, Pertamax dijual Rp16.300 per liter. Sementara Pertamax Turbo dibanderol Rp20.000, Pertamina Dex Rp25.750, dan Dexlite Rp24.200 per liter.

Adapun BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan. Pertalite masih dijual Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar tetap Rp6.800 per liter.

Dengan belum adanya penyesuaian harga selama Oktober, masyarakat masih dapat membeli BBM dengan tarif yang sama seperti bulan sebelumnya.(Aisya)

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.