Bupati Tinjau Pembangunan Pabrik AMDK, Targetkan “Air Minum Kita” untuk Warga Bengkulu Selatan

oleh -19 Dilihat
oleh
Bupati H. Rifai Tajudin meninjau progres pabrik AMDK di Dusun Lubuk Langkap, berharap produksi lokal segera beroperasi, membuka lapangan kerja, dan menghadirkan air minum berkualitas untuk masyarakat.-Foto: Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Bupati Bengkulu Selatan H. Rifai Tajudin meninjau progres pembangunan pabrik Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di Dusun Lubuk Langkap, Kecamatan Air Nipis, Rabu (8 Juli 2026). Kunjungan lapangan itu dimaksudkan memastikan pekerjaan konstruksi berjalan sesuai rencana dan memantapkan langkah pemerintah daerah dalam mendorong investasi sektor pengolahan air minum.

Pabrik AMDK tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan bupati ke Jombang beberapa waktu lalu, saat bertemu dengan investor, Bapak Andang (Bandarman). Dari pertemuan itu lahir komitmen untuk membangun fasilitas produksi air minum bermerek lokal di Bengkulu Selatan. Proyek ini diharapkan menjadi produk unggulan daerah yang dapat memenuhi kebutuhan air konsumsi warga sekaligus membuka lapangan kerja baru.

Dalam pantauannya, Bupati Rifai menekankan pentingnya penyelesaian pembangunan sesuai jadwal dan standar teknis. “Semoga dalam waktu dekat pembangunan ini segera selesai. Nantinya masyarakat Bengkulu Selatan bisa menikmati air minum hasil daerah sendiri. Kita bangga dengan produk kita kita minum air kita,” kata Rifai saat meninjau lokasi.

Pejabat proyek melaporkan sambil menunjuk struktur bangunan dan jaringan pipa bahwa tahap konstruksi utama sudah mencapai persentase tertentu, termasuk pemasangan mesin produksi, instalasi pengolahan, dan fasilitas sanitasi. Sumber pasokan air diambil dari sumber lokal yang telah melalui kajian hidrogeologi untuk memastikan kelestarian dan kualitas.

Pemerintah daerah menilai kehadiran pabrik AMDK strategis untuk mengoptimalkan potensi sumber daya air lokal. Selain menyediakan produk minuman kemasan bermerek daerah, pabrik ini juga diproyeksikan menyerap tenaga kerja lokal, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memberi nilai tambah pada rantai nilai ekonomi setempat.

Kepala Dinas terkait menyatakan pemerintah akan mengawal proses perizinan, mutu produk, serta distribusi sehingga AMDK lokal bisa bersaing di pasar regional. Pemeriksaan kualitas air dan sertifikasi kesehatan menjadi prioritas sebelum produk dipasarkan.

Selain aspek ekonomi, Bupati mengingatkan perlunya pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab. Pemerintah akan memastikan upaya konservasi sumber air dan pengolahan limbah sesuai standar agar pembangunan berkelanjutan terjaga.

Dengan target operasional dalam beberapa bulan mendatang, proyek AMDK ini diharapkan menjadi titik awal transformasi sektor pengolahan pangan dan minuman di Bengkulu Selatan meningkatkan kemandirian daerah sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.