Bupati Arie Septia Memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Bengkulu Utara

oleh -114 Dilihat
oleh
Bupati Arie Septia Adinata memimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Halaman Pemkab Bengkulu Utara, membacakan amanat resmi BPIP dan mengajak masyarakat menjaga persatuan.-Foto : Istimewa/klikinfoberita.com.

KLIKINFOBERITA.COM,- 1 Juni 2026, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara mengadakan upacara untuk memperingati Hari Lahir Pancasila 2026 dengan penuh khidmat di halaman Kantor Pemkab Bengkulu Utara. Dalam acara tersebut, Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, S. E. , M. AP. , berperan sebagai Inspektur Upacara serta membacakan sambutan resmi dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi.

Upacara tersebut dihadiri oleh pejabat setempat, perwakilan TNI-Polri, organisasi masyarakat, pegawai negeri, dan para pelajar dengan mengangkat tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia. ” Dalam sambutannya, Bupati Arie menekankan tema ini sebagai penguatan pentingnya Pancasila dalam mengatasi tantangan pada era modern saat ini.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah berhasil menyatukan lebih dari 17. 000 pulau dan ratusan suku menjadi satu bangsa,” tutur Bupati Arie dalam sambutannya. Ia juga menambahkan bahwa Pancasila berfungsi sebagai landasan moral menghadapi ketidakpastian dunia, ancaman perpecahan sosial, serta kemajuan teknologi yang mengganggu.

Bupati mengingatkan semua peserta upacara bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan hanya sekadar ritual, tetapi juga sebagai kesempatan untuk merenung dan memperkuat komitmen kita untuk mengimplementasikan kelima sila dalam kehidupan sehari-hari. Ia mendorong seluruh masyarakat untuk menerapkan nilai kerja sama, keadilan sosial, dan toleransi sebagai respons terhadap perubahan sosial dan dinamika geopolitik.

Lebih lanjut, Arie menegaskan perlunya keterlibatan generasi muda dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai Pancasila. Ia meyakini pendidikan karakter serta pemahaman terhadap ideologi Pancasila harus terus digalakkan melalui kegiatan di sekolah, organisasi pemuda, dan program-program lokal. “Generasi mendatang harus berada di garis depan dalam menjaga persatuan dan menyebarkan kedamaian,” katanya.

Setelah pembacaan amanat, upacara dilanjutkan dengan penghormatan, pengibaran bendera merah putih, dan penaburan bunga oleh perwakilan instansi. Kegiatan diakhiri dengan doa bersama serta ajakan untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap kebijakan dan tindakan publik.

Peringatan yang berlangsung dengan tertib ini menjadi kesempatan untuk menguatkan kembali nilai-nilai kebangsaan di Bengkulu Utara, serta sebagai seruan nyata agar Pancasila tetap menjadi landasan dalam berkomunitas, berbangsa, dan bernegara di tengah era yang berubah cepat.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.