Bukan Hanya Kopi Kepahiang, Tempat Berbelanja Pisau Kuduk hingga Pedang Samurai

oleh -13 Dilihat
oleh
Di Tebat Monok, Kepahiang, kios-kios berjejer menawarkan pisau kuduk hingga pedang samurai. Pengrajin lokal jaga tradisi datang langsung, pilih, uji ketajaman, bawa pulang cerita.- Foto : Ansori/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,– Siapa yang mengatakan bahwa Kabupaten Kepahiang hanya dikenal karena kopi dan pemandangannya? Di wilayah ini, keterampilan pengrajin senjata tajam yang diwariskan dari generasi ke generasi justru menjadi salah satu daya tarik yang masih jarang diketahui.

Di sepanjang Jalan Lintas Bengkulu–Kepahiang, khususnya di Desa Tebat Monok, Kecamatan Kepahiang, pengendara dapat dengan mudah menemukan banyak kios yang menjual pisau dan parang. Tersedia berbagai jenis, mulai dari pisau dapur kecil sampai pedang gaya samurai  semuanya ada.

Salah satu penjual yang terkenal, Rudi Hartono (28), pemilik toko di lokasi tersebut, menyatakan bahwa banyak pembeli dari berbagai daerah yang datang langsung karena pilihan yang beragam dan harganya terjangkau.

“Jika Anda mencari alat pertanian atau pisau untuk kebutuhan sehari-hari, lebih baik datang langsung ke sini. Banyak variasinya,” ungkap Rudi sambil memperlihatkan beberapa koleksi andalannya.

Menurut Rudi, pisau yang paling cepat terjual adalah pisau kuduk, dengan bentuk melengkung yang khas. Harganya cukup bersaing, hanya Rp150. 000 per buah.

Untuk keperluan rumah tangga, ada juga pisau dapur yang harganya paling terjangkau. “Yang termurah mulai dari Rp25. 000. Itu sudah tajam dan tahan lama,” tambahnya.

Di sisi lain, bagi penggemar koleksi senjata klasik, Rudi juga menawarkan pedang tipe samurai dengan harga Rp280. 000.

“Yang paling mahal itu samurai. Namun masih terjangkau dibandingkan tempat lain,” ujarnya.

Pembelian Hanya Dapat Melalui Kunjungan Langsung, Tanpa Online

Satu hal yang menarik adalah Rudi dan pedagang lainnya di area tersebut tidak menyediakan sistem pembelian online.

“Kami tidak melayani pembelian online. Harus datang langsung ke lokasi. Karena biasanya pembeli ingin mencoba, melihat ketajaman, dan memilih bentuknya sendiri,” kata Rudi.

Posisi lapak Rudi Hartono berada di Jalan Lintas Bengkulu–Kepahiang, Desa Tebat Monok, sangat strategis dan mudah dijangkau baik dari pusat Kota Bengkulu maupun dari arah Kabupaten Kepahiang.

Jika Anda melewati Bengkulu, jangan lewatkan kesempatan untuk mampir ke Kepahiang. Selain dapat membeli oleh-oleh kopi, pisau kuduk dan pedang samurai dengan harga terjangkau juga patut ditambahkan dalam daftar belanja Anda. Hanya satu syarat: bawa uang tunai dan kunjungi langsung.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.