Bukan Hanya Baris-Berbaris, Pramuka Madrasah Dianggap Sebagai Dasar Karakter dan Kepedulian Lingkungan

oleh -14 Dilihat
oleh
Amin Suyitno: Pramuka Madrasah bukan sekadar baris-berbaris: peserta Orientasi Bengkulu siap membentuk karakter, integritas, dan kepedulian lingkungan melalui nilai Dasa Dharma. Semangat lokal menggema.

KLIKINFOBERITA.COM,- Suara tepuk tangan yang meriah mengisi ruang pertemuan Grage Hotel Bengkulu. Ratusan pembina serta penggerak Pramuka madrasah dari berbagai kabupaten dan kota di Bengkulu tengah mendengarkan sambutan dari Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Amin Suyitno. Ini bukan hanya pesan rutin, kali ini Dirjen Pendis menegaskan bahwa Pramuka di madrasah perlu beraktivitas lebih dari sekadar kegiatan fisik.

Dalam acara pembukaan Orientasi Gerakan Pramuka Madrasah se-Bengkulu, Amin Suyitno menyatakan bahwa Pramuka adalah penyokong utama penguatan karakter yang selama ini tidak mendapat perhatian yang seharusnya. “Pramuka bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler biasa. Di dalamnya terdapat nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, gotong royong, dan kepedulian kepada sesama serta lingkungan,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa nilai-nilai Dasa Dharma Pramuka sangat sesuai dengan Program prioritas Kementerian Agama, khususnya dalam penguatan ecotheology—yaitu kepedulian terhadap lingkungan yang berbasis pada nilai agama. “Pramuka mengajarkan cinta terhadap alam, menjaga lingkungan, hidup disiplin, dan bersolidaritas. Ini sejalan dengan kurikulum berbasis cinta yang kami dorong di madrasah,” tegasnya.

Dirjen Pendis juga mengingatkan tentang pentingnya integritas. “Jika integritas kita baik, kita akan dikenang selamanya. Namun jika buruk, itu akan selalu menjadi perhatian generasi yang akan datang,” katanya di hadapan Staf Khusus Menteri Agama Ismail Cawidu, rektor-rektor, Ketua Kwarda Bengkulu Hamka Sabri, dan jajaran Kanwil Kemenag Bengkulu.

Kepala Kanwil Kemenag Bengkulu, Saefuddin, menambahkan bahwa tujuan orientasi ini adalah untuk memperkuat koordinasi dan kesiapan seluruh unsur madrasah. “Gerakan Pramuka Madrasah harus menjadi sarana pengembangan karakter yang efektif. Mencetak generasi muda madrasah yang kuat, kreatif, berintegritas, dan semangat nasionalisme,” ungkapnya.

Acara pembukaan dimeriahkan dengan pemukulan dol, alat musik tradisional dari Bengkulu, menandakan semangat lokal yang terintegrasi dengan nilai-nilai kepramukaan. Para peserta tampak bersemangat mengikuti berbagai rangkaian orientasi. Diharapkan, Pramuka madrasah tidak lagi dianggap kegiatan kuno, melainkan sebagai gerakan yang nyata dalam membentuk generasi yang berkarakter dan peduli terhadap lingkungan, sejak di bangku sekolah.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.