BGN Sementara Hentikan Dapur SPPG Kembang Seri 1 Setelah Terjadi Keracunan Massal Siswa

oleh -17 Dilihat
oleh
BGN tangguhkan operasional Dapur SPPG Kembang Seri 1, Bengkulu Tengah, usai keracunan siswa SMPN 3 & SDN 1. Menanti hasil lab BPOM. Sanksi tegas hingga pencabutan izin jika terbukti pelanggaran. Keselamatan siswa prioritas.-Foto : Dedi/klikinfoberita com

KLIKINFOBERITA.COM,-Badan Gizi Nasional (BGN) secara resmi menangguhkan operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kembang Seri 1 yang terletak di Kabupaten Bengkulu Tengah. Langkah ini diambil menyusul adanya kasus keracunan yang dialami oleh siswa di SMPN 3 dan SDN 1 setempat.

Roni Vidiansyah, Koordinator BGN Wilayah Bengkulu Tengah, menyatakan bahwa pihaknya segera melaporkan insiden ini kepada BGN pusat. Malam harinya, surat tentang penangguhan sementara (suspensi) untuk dapur SPPG Kembang Seri 1 telah diterbitkan secara resmi.

“Setelah kejadian kemarin, kami segera melaporkannya ke pusat. Tadi malam, BGN pusat telah mengeluarkan surat penangguhan sementara untuk operasional SPPG Kembang Seri 1,” jelas Roni Vidiansyah pada Jumat (24/4/2026).

Penangguhan ini akan berlaku hingga waktu yang belum ditentukan dan menunggu situasi kembali aman serta hasil pemeriksaan makanan dari Laboratorium BPOM. “Kami menunggu hasil investigasi lengkap dan tes laboratorium BPOM selesai,” tambahnya.

Apabila hasil investigasi dan tes dari BPOM menunjukkan bahwa keracunan tersebut disebabkan oleh Makanan Bergizi (MBG) dari dapur itu, BGN pusat berkomitmen akan memberikan sanksi yang tegas. Sanksi yang paling berat adalah pencabutan izin operasional secara permanen. “Jika terbukti ada pelanggaran SOP, sanksi akan diberikan, termasuk pencabutan izin secara permanen,” tegas Roni.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pelaksanaan pengawasan yang ketat terhadap program gizi sekolah demi menjaga keselamatan para siswa.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.