Tujuh Pelajar Mengalami Tanda Keracunan Usai Makan MBG, Dilarikan ke Klinik Rizky Medika

oleh -14 Dilihat
oleh
Tujuh siswa SMPN 03 Bengkulu Tengah keracunan usai MBG Mual, pusing serang setelah nasi ayam woku. Langsung evakuasi ke Klinik Rizky Medika. Sampel diperiksa lab.-Foto :Dedi/klikinfoberita.com.

KLIKINFOBERITA.COM,-Tujuh siswa dari SMP Negeri 03 Bengkulu Tengah dilaporkan mengalami dugaan keracunan setelah mereka menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disediakan di sekolah. Insiden ini terjadi pada siang hari Kamis bersamaan dengan pelaksanaan program nasional yang bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi bagi pelajar.

Beragam keluhan dilaporkan oleh siswa, mulai dari mual, kepala terasa pusing, hingga ketidaknyamanan pada perut. Setelah menerima laporan tersebut, pihak sekolah segera bertindak dengan membawa para siswa yang terdampak ke Klinik Rizky Medika yang terletak di Desa Kembang Seri untuk mendapatkan perawatan medis secepatnya.

D. Tirta Jaya, SE, M. Ak, selaku kepala SMP Negeri 03 Bengkulu Tengah, mengonfirmasi kejadian ini dan menekankan bahwa segala tindakan penanganan telah dilakukan secara maksimal.

“Ya, kami membenarkan bahwa tujuh siswa mengeluhkan gejala mual dan pusing usai menikmati hidangan MBG. Kami langsung membawa mereka ke klinik terdekat tanpa menunda waktu untuk melakukan pemeriksaan dan perawatan. Alhamdulillah, beberapa sudah diperbolehkan pulang dengan keadaan yang lebih baik. Saat ini, sampel makanan yang disajikan tengah diperiksa di laboratorium untuk menemukan penyebabnya,” kata Tirta.

Menu yang mereka konsumsi terdiri dari nasi, ayam dengan bumbu woku, tahu, tumisan buncis dan wortel, potongan buah segar, serta air kemasan. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, gejala tidak muncul bersamaan. Beberapa siswa mulai merasakan keluhan hanya beberapa menit setelah makan, sedangkan yang lainnya baru merasakannya sekitar satu jam kemudian.

Sampai berita ini dirilis, tim sekolah bersama instansi terkait masih melakukan penyelidikan dan verifikasi lebih lanjut. Penyebab pasti dari keluhan kesehatan ini belum bisa dipastikan, apakah disebabkan oleh kandungan makanan, proses pengolahan, penyimpanan, atau dipengaruhi faktor lain di luar menu.

Pihak sekolah juga telah mengimbau kepada seluruh orang tua dan wali siswa untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terbukti kebenarannya. Masyarakat diminta untuk menunggu hasil penyelidikan dan pengumuman resmi dari dinas kesehatan serta pihak berwenang lainnya.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.