Bengkulu Raih Peringkat 2 Pengendalian Inflasi Sumatera, TPID Perkuat Sinergi 4K

oleh -14 Dilihat
oleh
Prestasi TPID Bengkulu: Rank 2 Inflasi Sumatera! Sinergi 4K jaga harga stabil, ekonomi tumbuh 4,56%. Bersama BI dan stakeholder, antisipasi cabai-ayam di GNPIP.-Foto :man/klikinfoberita.com.

KLIKINFOBERITA.COM,-Provinsi Bengkulu bangga meraih peringkat kedua dari 10 provinsi di Sumatera dalam pengendalian inflasi. Prestasi gemilang ini dirayakan melalui Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Bengkulu bertema “Pelaporan One Page Summary dan Program Unggulan TPID se-Provinsi Bengkulu”. Acara dibuka resmi oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, di Hotel Santika Bengkulu, Senin (26/1).

Hadir pula tokoh kunci seperti Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat; Asisten Deputi Pengembangan BUMN Bidang Industri Manufaktur, Agro, Farmasi, dan Kesehatan Kemenko Perekonomian, Mochamad Edy Yusuf; Guru Besar Universitas Lambung Mangkurat, Prof. Dr. Muhammad Handry Imansyah; serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bengkulu, R.A. Denny. Para kepala OPD dan seluruh anggota TPID kabupaten/kota se-Bengkulu turut memeriahkan, menegaskan komitmen

Dalam sambutannya, Wahyu Yuwana Hidayat mengapresiasi TPID Bengkulu atas pencapaian luar biasa tersebut. “Ini bukti Bengkulu berada di jalur benar menjaga stabilitas harga dan menekan kemiskinan,” ujarnya. Ia berharap manfaatnya merata hingga tingkat kabupaten/kota, mendorong pertumbuhan inklusif.

Herwan Antoni menambahkan, hingga akhir 2025, inflasi Bengkulu terkendali di 2,77 persen (year-on-year/YoY), aman dalam koridor nasional 1,5–3,5 persen. Pertumbuhan ekonomi juga kinclong: 4,56 persen (YoY) pada triwulan III-2025. “Sinergi TPID via kerangka 4K keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif jadi kunci sukses,” tegasnya.

Ke depan, TPID diminta gandeng program nasional seperti Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP). Fokus utama: antisipasi lonjakan inflasi pangan pada komoditas strategis, seperti cabai dan daging ayam ras. Dengan begitu, Bengkulu siap jaga momentum, wujudkan kesejahteraan rakyat yang berkelanjutan.

 

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.