KLIKINFOBERITA.COM,- Akses layanan kesehatan bagi masyarakat pelosok terus diperluas. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkulu Tengah menghadirkan dokter spesialis penyakit dalam, dr. Jonggara Octaviandri Pratama, Sp.PD, langsung ke Desa Lubuk Unen, Kecamatan Merigi Kelindang, melalui program Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB), kemarin. Sebanyak 80 warga memanfaatkan layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis tersebut.

Pelayanan yang dipusatkan di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Unen ini menjadi upaya pemerintah daerah mendekatkan layanan kesehatan spesialis kepada masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses akibat jarak dari pusat kabupaten.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinkes Bengkulu Tengah, Maspin Bahri, SE, MM; Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Yusvera, S.ST; serta Kepala UPTD Puskesmas Lubuk Unen, Reri Gusnita, S.ST.
Maspin mengatakan, program PKB merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau masyarakat, terutama warga di wilayah pelosok.
Menurutnya, kehadiran dokter spesialis di desa memungkinkan masyarakat memperoleh pemeriksaan medis lebih mendalam tanpa harus terlebih dahulu menempuh perjalanan ke pusat kabupaten.
“Pelayanan kesehatan bergerak ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat dengan menghadirkan dokter spesialis bagi warga yang jauh dari pusat ibu kota kabupaten,” kata Maspin.
Sebelum berkonsultasi dengan dokter spesialis, seluruh peserta menjalani skrining kesehatan yang meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, dan pemeriksaan tekanan darah. Setelah pemeriksaan awal, warga mendapatkan konsultasi serta pengobatan sesuai kondisi kesehatan masing-masing.
Dari hasil skrining dan pemeriksaan, petugas kesehatan menemukan cukup banyak warga yang mengalami hipertensi dan diabetes. Temuan ini menjadi perhatian penting karena kedua penyakit tersebut memerlukan pemantauan rutin dan penanganan yang tepat guna mencegah komplikasi.
Dinkes Bengkulu Tengah juga mengarahkan masyarakat yang membutuhkan penanganan lanjutan untuk mendatangi Rumah Sakit Daerah Sungai Lemau, tempat layanan dokter spesialis tersedia lebih lengkap.
Program PKB tidak hanya dilaksanakan di Desa Lubuk Unen. Dinkes Bengkulu Tengah merencanakan pelayanan serupa di 11 puskesmas dengan melibatkan empat dokter spesialis yang bertugas secara bergiliran. Program ini ditujukan untuk memperluas jangkauan pelayanan medis, terutama bagi masyarakat yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan spesialis.
Kepala Desa Lubuk Unen, Baharudin, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Ia menyebut warga menyambut antusias kesempatan mendapatkan pemeriksaan langsung dari dokter spesialis di desa mereka.
“Alhamdulillah, masyarakat kami sangat antusias mengikuti pelayanan ini. Harapan kami, kegiatan yang menghadirkan dokter spesialis ini dapat dilaksanakan secara rutin,” ujarnya.
Melalui program ini, pemerintah daerah berharap masyarakat semakin mudah memperoleh layanan kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran untuk melakukan pemeriksaan sejak dini. Temuan kasus hipertensi dan diabetes di Desa Lubuk Unen menjadi pengingat pentingnya deteksi dini, pengobatan teratur, dan pengawasan kesehatan berkelanjutan.(adv)







