Bahaya Mencampur BBM Berbeda Oktan: Ahli Teknik Mesin Peringatkan Risiko Kerusakan Fatal pada Mesin Kendaraan!

oleh -16 Dilihat
oleh
Tampak pada foto adalah proses pengisian bahan bakar di SPBU. Ahli teknik mesin sangat tidak merekomendasikan mencampur bensin dengan kadar oktan berbeda karena berisiko merusak mesin kendaraan Anda secara permanen.-Foto: Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Keterbatasan pasokan bahan bakar minyak sering kali memunculkan dilema di kalangan masyarakat, khususnya mengenai kebolehan mencampur bensin dengan kadar oktan berbeda. Meskipun secara hitungan matematika kadar oktan campuran bisa meningkat, praktik ini ternyata sangat tidak direkomendasikan oleh pihak pabrikan maupun para ahli teknik mesin.

Pada dasarnya, setiap jenis bensin mulai dari RON 90 hingga RON 98 telah dirancang khusus dan disesuaikan dengan rasio kompresi mesin kendaraan yang tercantum jelas di dalam buku panduan manual. Penggunaan bahan bakar dengan RON terlalu rendah dapat membuat kinerja mesin menjadi tidak optimal. Sebaliknya, RON terlalu tinggi justru berisiko membuat mesin mengalami ngelitik serta meningkatkan suhu operasional secara drastis.

Selain permasalahan kompresi, mencampur dua jenis bensin berbeda, misalnya RON 90 dengan RON 95 atau 98, justru memicu efek negatif yang sangat merugikan mesin kendaraan. Hal ini disebabkan oleh perbedaan formula kimia dan kandungan zat aditif pada setiap jenis bensin.

Tri Yuswidjajanto Zaenuri, seorang dosen teknik mesin dari Institut Teknologi Bandung, menjelaskan bahwa campuran bahan bakar memiliki efek negatif karena ketimpangan kandungan zat di dalamnya yang bisa membuat sistem perlindungan mesin berkurang secara drastis.

Ia mengungkapkan, dosis zat aditif nantinya akan turun hingga setengahnya. Secara oktan mungkin kita bisa mendapatkannya jika mencampur bensin, namun bahaya utama yang mengintai adalah peningkatan deposit atau kerak di dalam mesin.

Penurunan fungsi deterjen dari zat aditif ini berpotensi besar meninggalkan sisa kotoran atau deposit pada saluran bahan bakar hingga area ruang bakar. Akibatnya, komponen klep bisa menjadi kotor dan perlahan akan merusak bagian piston, yang pada akhirnya dapat berujung pada kerusakan fatal hingga mesin macet total.

Bagi para pengendara yang ingin beralih ke jenis bahan bakar dengan kadar RON berbeda secara aman, terdapat dua metode praktis yang dapat diterapkan. Pengendara bisa mengosongkan tangki kendaraan terlebih dahulu sebelum mengisi bensin jenis baru. Alternatif lainnya, pengendara bisa langsung mengisinya dan melanjutkan dengan pengisian penuh pada jadwal berikutnya agar manfaat oktan yang sesuai dapat dirasakan secara optimal.

Merawat mesin kendaraan memang membutuhkan perhatian ekstra, terutama dalam hal pemilihan bahan bakar yang tepat. Banyak pemilik kendaraan yang sering mengabaikan spesifikasi standar dari pabrikan hanya karena alasan ketersediaan di stasiun pengisian bahan bakar umum. Padahal, keputusan sepele ini bisa berakibat sangat fatal bagi kondisi mesin dalam jangka panjang. Oleh karena itu, selalu pastikan Anda mengisi tangki kendaraan dengan jenis bensin yang sungguh sesuai dengan rekomendasi pabrikan.

Jika terpaksa harus mencampur karena kehabisan bahan bakar di tengah perjalanan, segera kuras tangki dan isi ulang dengan jenis yang tepat sesampainya di tujuan. Dengan demikian, performa mesin akan tetap terjaga, konsumsi bahan bakar lebih irit, dan usia pakai kendaraan bisa jauh lebih awet serta tahan lama. Selalu utamakan keselamatan dan kenyamanan berkendara dengan merawat kendaraan kesayangan Anda secara rutin dan berkala.

Jangan pernah menganggap remeh setiap detail kecil yang berkaitan dengan perawatan harian mobil Anda, karena langkah preventif sederhana ini akan menyelamatkan dompet Anda dari biaya perbaikan mesin yang sangat mahal di kemudian hari nanti.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.