Alun-Alun Arga Makmur Bergema: HUT 67 Bengkulu Utara Penuh Warna

oleh -56 Dilihat
oleh
Sorak penonton menyatu dengan irama seni budaya dan penampilan bintang tamu. Perayaan HUT ke-67 menegaskan semangat gotong royong dan pelestarian tradisi di Bengkulu Utara.-Foto: Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Ribuan warga memadati Alun-Alun Kota Arga Makmur pada Rabu malam (8/7/2026) untuk menyaksikan pentas seni budaya yang menjadi puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kabupaten Bengkulu Utara. Acara menampilkan tarian tradisional, musik lokal, serta penampilan bintang tamu yang memeriahkan suasana hingga larut malam.

Perayaan yang dibuka sejak sore hari itu dihadiri Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata, SE, M.AP., Wakil Bupati H. Sumarno, S.Pd., jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala OPD, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya. Berbagai komunitas seni dan band lokal tampil bergantian, sedangkan guest star seperti Silent Open Up dan Om Lorenza menarik perhatian penonton.

Menurut Bupati Arie, perayaan HUT bukan sekedar hiburan, melainkan momentum mempererat persatuan dan melestarikan budaya lokal. “Bengkulu Utara memiliki keberagaman suku, agama, dan budaya yang menjadi kekuatan untuk terus bersatu. Melalui pentas seni budaya ini, kami ingin mengangkat dan melestarikan budaya lokal agar terus berkembang di tengah kemajuan zaman,” ujarnya.

Bupati Arie juga menyoroti capaian pembangunan daerah dan program-program pemerintah. Ia menyatakan kondisi perekonomian daerah menunjukkan perkembangan positif dan menegaskan komitmen Pemkab dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dan program pengembangan sumber daya manusia. “Kami terus mendorong pembangunan fisik dan SDM. Program seperti BERSERI (Bersedekah Seribu Sehari) merupakan bentuk nyata upaya kami menyediakan pelayanan kesehatan yang mudah dan terjangkau,” kata Arie.

Wakil Bupati H. Sumarno memberi apresiasi kepada masyarakat dan aparat yang menjaga kelancaran acara. “Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang hadir dan semua pihak yang bekerja keras, termasuk TNI dan Polri, sehingga perayaan ini berlangsung aman, tertib, dan meriah,” ujar Sumarno.

Penyelenggara juga menekankan bahwa pengembangan ekonomi kreatif menjadi salah satu fokus pasca-HUT, dengan dukungan terhadap pelaku seni dan UMKM lokal agar mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Kepala dinas terkait menyatakan akan memfasilitasi pelatihan dan akses pemasaran bagi kelompok kreatif setempat.

Hingga penutupan acara, suasana tetap kondusif. Penonton pulang membawa pengalaman menyaksikan ragam budaya daerah yang dikemas modern tanpa kehilangan nilai tradisional. Penyelenggara menilai puncak perayaan HUT ke-67 ini berhasil menciptakan momentum kebersamaan sekaligus promosi budaya lokal.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.