Kaur Kebagian 10 Titik Kampung Nelayan Merah Putih 2027, Wakil Bupati Abdul Hamid: Jadi Harapan Baru Nelayan

oleh -45 Dilihat
oleh
Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid menerima audiensi Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu membahas rencana pembangunan 10 titik Kampung Nelayan Merah Putih tahun 2027.-Foto : Hery/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Kabar baik bagi masyarakat pesisir Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu. Sebanyak 10 desa dipastikan masuk dalam rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) pada 2027. Program strategis ini diharapkan menjadi langkah besar dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan pesisir.

Kepastian tersebut mengemuka saat Wakil Bupati Kaur, Abdul Hamid, menerima audiensi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu, Syafriandi, bersama tim survei, Kamis (5/11/2026).

Adapun 10 desa yang masuk dalam rencana pembangunan KNMP tersebut meliputi Desa Kepala Pasar, Sekunyit, Benteng Harapan, Ulak Pandan, Muara Jaya, Tanjung Agung, Gedung Menung, Cahaya Batin, Masria Baru, dan Mentiring.

Tahapan selanjutnya, tim akan melakukan survei langsung ke masing-masing lokasi untuk memastikan kesiapan lahan, kondisi wilayah, serta kesesuaian kebutuhan masyarakat dengan konsep pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih.

Wakil Bupati Kaur, Abdul Hamid, menyambut positif rencana tersebut. Menurutnya, pembangunan KNMP merupakan peluang besar bagi Kabupaten Kaur, khususnya masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan dan kelautan.

“Kami menyambut baik rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di 10 titik wilayah Kabupaten Kaur pada 2027. Ini merupakan peluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan, memperkuat infrastruktur perikanan, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir,” ujar Abdul Hamid.

Ia berharap seluruh tahapan persiapan, termasuk survei lokasi, dapat berjalan lancar sehingga rencana pembangunan tersebut benar-benar terealisasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami berharap program ini tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga mampu meningkatkan produktivitas nelayan, memperbaiki fasilitas pendukung, serta mendorong perekonomian masyarakat pesisir agar semakin mandiri dan sejahtera,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu, Syafriandi, menjelaskan bahwa kunjungan bersama tim survei merupakan bagian dari tahapan awal untuk memastikan setiap lokasi yang diusulkan sesuai dengan kebutuhan dan potensi wilayah.

Dukungan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menyukseskan program tersebut. Perwakilan masyarakat Desa Kepala Pasar menyambut positif rencana pembangunan KNMP dan berharap program ini dapat membawa perubahan nyata bagi kehidupan nelayan.

“Kami sangat berharap pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih ini benar-benar terealisasi. Selama ini masyarakat nelayan membutuhkan fasilitas yang lebih memadai untuk menunjang aktivitas melaut, pengelolaan hasil tangkapan, hingga meningkatkan pendapatan keluarga,” ungkapnya.

Program Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan tidak hanya menjadi pembangunan kawasan pesisir, tetapi juga menjadi pusat aktivitas ekonomi perikanan yang lebih produktif, tertata, dan berkelanjutan.

Dengan masuknya 10 desa dalam rencana pembangunan KNMP tahun 2027, Kabupaten Kaur memiliki peluang besar untuk memperkuat sektor kelautan dan perikanan sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat pesisir.

Pemerintah Kabupaten Kaur berharap rencana tersebut dapat berlanjut hingga tahap realisasi, sehingga manfaat pembangunan benar-benar dirasakan oleh para nelayan dan masyarakat di seluruh kawasan pesisir.(Hery)

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.