KLIKINFOBERITA.COM,- Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, meninjau langsung Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatra Utara, Senin (21/9). Kunjungan ini bertujuan memastikan pelaksanaan pendidikan dan ketersediaan fasilitas bagi siswa berjalan optimal.
Program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif strategis pemerintah untuk memperluas akses pendidikan formal bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, sekaligus mencegah angka putus sekolah. Target nasional pembangunan Sekolah Rakyat ditetapkan sebanyak 590 unit hingga tahun 2029, tersebar di berbagai provinsi.
Dalam kesempatan tersebut, Dudung menekankan pentingnya peran pendidikan dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul sebagai modal utama menuju Indonesia Emas 2045. “KSP terus mengawal penguatan pendidikan sebagai bagian dari upaya menyiapkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045, agar anak-anak Indonesia memiliki kesempatan untuk belajar, berkembang, dan meningkatkan daya saing bangsa,” ujarnya.
Sekolah Rakyat dirancang untuk menjangkau anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, termasuk mereka yang berada di daerah terpencil. Program ini menyediakan jenjang pendidikan setara SD, SMP, hingga SMA secara gratis, dengan dukungan fasilitas belajar yang memadai.
Dudung menyebut, hingga saat ini sudah terdapat 93 Sekolah Rakyat permanen yang rampung dibangun pada tahap kedua, tersebar di 29 provinsi. “Target kita jelas, 590 sekolah hingga 2029. Ini bukan sekadar angka, tapi komitmen nyata agar tidak ada lagi anak Indonesia yang kehilangan kesempatan sekolah karena keterbatasan ekonomi,” tegasnya.
Kunjungan KSP ke Serdang Bedagai juga menjadi momentum sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pembangunan pendidikan. Bupati Serdang Bedagai, Darma Wijaya, menyambut baik langkah ini dan menyatakan komitmen daerah untuk mendukung operasional Sekolah Rakyat.
“Pertumbuhan ekonomi di Sergai cukup tinggi, namun masih ada tantangan terkait minat sekolah. Dengan hadirnya Sekolah Rakyat, kami berharap anak-anak kami termotivasi untuk terus belajar dan meraih masa depan lebih baik,” kata Darma Wijaya.
Keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan menjadi solusi konkret dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Dengan akses yang merata dan berkualitas, generasi muda Indonesia diproyeksikan memiliki daya saing global, sekaligus berkontribusi pada pembangunan nasional yang berkelanjutan.
KSP akan terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program ini di lapangan, memastikan setiap Sekolah Rakyat beroperasi sesuai standar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.







