Gubernur Helmi Hasan Terima PWI Bengkulu, Tekankan Adaptasi Wartawan di Era AI

oleh -18 Dilihat
oleh
Gubernur Helmi Hasan terima audiensi PWI Bengkulu periode 2026–2031. Soroti tantangan jurnalistik di era AI, tekankan peningkatan kompetensi wartawan agar karya tetap relevan, akurat, dan dipercaya masyarakat di tengah derasnya arus informasi digital.-Foto: Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menerima audiensi Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bengkulu periode 2026–2031 di ruang kerjanya, Rabu (2/9). Pertemuan yang dihadiri Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Bengkulu, Nelly Allesa, itu menjadi momentum silaturahmi sekaligus perkenalan kepengurusan baru hasil Konferensi Provinsi Bengkulu.

Dalam kesempatan tersebut, Helmi menyoroti tantangan besar dunia jurnalistik di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Menurutnya, teknologi telah mengubah pola masyarakat dalam mencari, mengonsumsi, dan memproduksi informasi. Kondisi ini menuntut insan pers untuk terus meningkatkan kompetensi agar karya jurnalistik tetap dipercaya dan relevan di tengah derasnya arus informasi digital.

“Bagaimana nanti karya-karya jurnalistik ini dikawal agar tetap mendapatkan tempat di hati masyarakat. Berita-beritanya juga tidak boleh basi, karena kecepatan informasi saat ini jauh lebih baik dari dulu. Maka PWI juga harus meng-upgrade kemampuan, apalagi perkembangan teknologi AI sangat memudahkan kita semua,” ujar Gubernur Bengkulu ke-11 itu.

Helmi menilai, kecepatan teknologi telah menggeser kebiasaan masyarakat dalam mengakses informasi. Dulu, wartawan harus mencari bahan melalui koran, televisi, atau radio untuk menyusun narasi. Kini, informasi dapat diperoleh secara instan melalui berbagai platform digital, termasuk yang didukung AI. “Fenomena hari ini berbeda dengan dulu. Dulu kalau orang ingin membuat narasi, harus mencari berita melalui koran, TV, dan radio. Tapi hari ini kan tidak begitu. Kecepatan teknologi sangat luar biasa,” bebernya.

Ketua Ikatan Alumni Universitas Bengkulu itu menekankan, PWI harus menjadi wadah peningkatan kapasitas wartawan. Organisasi profesi ini diharapkan mampu membekali anggotanya dengan keterampilan baru, termasuk pemanfaatan AI secara etis, tanpa mengorbankan prinsip verifikasi, akurasi, dan independensi jurnalistik.

Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Bengkulu, Marshal Abadi, menyampaikan apresiasi atas sambutan dan masukan Gubernur. “Tentu pertemuan hari ini dalam rangka silaturahmi kepengurusan PWI Provinsi Bengkulu bersama Pak Gubernur. Ini tentu menjadi masukan dan catatan bagi kami di PWI agar ke depan lebih baik dalam meningkatkan kemampuan kawan-kawan wartawan,” ujar Marshal.

Marshal menambahkan, arahan Helmi akan menjadi bahan evaluasi PWI dalam menyusun program kerja. Fokusnya, meningkatkan profesionalisme wartawan di tengah percepatan teknologi informasi. “Masukan dari Gubernur Bengkulu tersebut akan menjadi salah satu bahan evaluasi bagi PWI Provinsi Bengkulu dalam menjalankan program kerja dan meningkatkan profesionalisme wartawan di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin cepat,” pungkasnya.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.