Sholat Zuhur Berjamaah Jadi Program Harian di SDN 07 Kota Bengkulu, Indra Jistra Bertindak Sebagai Imam

oleh -118 Dilihat
oleh
Siswa SDN 07 Kota Bengkulu berjamaah sholat Zuhur di mushala sekolah. Imam Pak Indra memimpin khusyuk, guru membimbing; disiplin dan spiritual jadi modal utama generasi masa depan.-Foto:s.man/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,– SD Negeri 07 Kota Bengkulu terus berinovasi dalam membentuk karakter religius siswa. Jika sebelumnya sekolah ini rutin menggelar kegiatan tafakur dua minggu sekali, kini mereka menambahkan program wajib harian yang tak kalah istimewa, yaitu sholat zuhur berjamaah. Kegiatan yang berlangsung setiap hari ini melibatkan seluruh siswa dari kelas 1 hingga 6, serta jajaran dewan guru, sebagai bentuk pembiasaan ibadah dan penanaman kedisiplinan sejak dini.

Pelaksanaan sholat zuhur berjamaah berlangsung tepat ketika waktu zuhur tiba di mushala sekolah dan halaman yang telah disiapkan. Suasana khusyuk selalu terlihat ketika seluruh warga sekolah berkumpul untuk menunaikan kewajiban. Dalam pelaksanaannya, Guru Indra Jistra, S.Pd., yang dikenal sebagai pembina kerohanian dan guru olahraga di sekolah ini, dipercaya untuk bertindak sebagai imam tetap. Dengan bacaan Al-Qur’an yang fasih dan tartil, serta suara yang lantang, Indra Jistra mampu membawa suasana ibadah menjadi lebih khidmat, sehingga para siswa pun mengikuti sholat dengan tertib dan penuh konsentrasi.

“Saya merasa sangat terhormat mendapat amanah untuk menjadi imam bagi anak-anak didik kami setiap hari. Ini bukan sekadar memimpin sholat, tetapi juga menjadi momen untuk mengajarkan mereka tata cara beribadah yang benar dan kekhusyukan di hadapan Allah SWT,” ujar Indra Jistra saat ditemui usai memimpin sholat.

Kepala SD Negeri 07 Kota Bengkulu, Priyanti Yuliana, M.Pd., Si. , menyampaikan bahwa program sholat zuhur berjamaah ini adalah langkah strategis untuk menanamkan nilai-nilai spiritual di tengah kesibukan akademik. Menurutnya, pembiasaan ini diharapkan mampu membentuk pribadi siswa yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi akan kewajiban agamanya.

“Kami ingin menjadikan sholat zuhur berjamaah sebagai benteng moral anak-anak. Melalui kegiatan rutin ini, mereka belajar tentang disiplin waktu, tanggung jawab, serta pentingnya kebersamaan. Kami bersyukur, antusiasme siswa sangat tinggi dan didukung penuh oleh seluruh dewan guru,” jelas Priyanti Yuliana.

Dalam pelaksanaannya, dua guru agama SDN 07, Nurazmi, S.Pd. dan Eni Arjuna, turun langsung membimbing jalannya ibadah. Mereka bertugas mengkondisikan shaf siswa agar lurus dan rapat, memandu bacaan doa qunut dan dzikir setelah sholat, serta memberikan kultum singkat yang penuh motivasi. Keduanya mengakui bahwa ada perubahan sikap positif pada siswa setelah rutin melaksanakan ibadah berjamaah.

“Anak-anak menjadi lebih tenang, fokus, dan sopan. Sholat berjamaah ini seperti menyegarkan pikiran mereka sebelum melanjutkan pelajaran sore hari. Kami juga melatih beberapa siswa untuk menjadi muadzin secara bergiliran, sehingga mereka merasa memiliki peran dalam kegiatan ini,” ungkap Eni Arjuna. Sementara itu, Nurazmi menambahkan bahwa sinergi antara guru dan orang tua sangat diperlukan agar kebiasaan baik ini juga diterapkan di lingkungan rumah masing-masing.

Salah satu siswa kelas 5 mengaku sangat menikmati kegiatan ini. “Saya senang sholat zuhur di sekolah, apalagi kalau Pak Indra yang jadi imam. Rasanya lebih khusyuk dan teman-teman semua kompak,” ujarnya dengan polos.

Dengan konsistensi menjalankan sholat zuhur berjamaah setiap hari, SD Negeri 07 Kota Bengkulu berkomitmen untuk terus mencetak generasi emas yang berakhlak mulia. Priyanti Yuliana berharap program ini dapat berjalan secara istiqomah dan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Kota Bengkulu dalam membangun karakter religius generasi penerus bangsa.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.