KLIKINFOBERITA.COM,- Menjadi pemimpin perusahaan bukanlah tentang mencapai titik kesempurnaan, melainkan tentang keberanian untuk terus bertumbuh. Keyakinan inilah yang terus dipegang teguh oleh seorang pengusaha yang tujuh tahun lalu memulai perjalanan belajarnya melalui program The World Class Manager dan Business Fundamentals bersama Coach Armala.
Mengenang awal perjalanannya, ia mengakui bahwa materi-materi pelatihan tersebut tidak serta-merta mudah dipahami. “Saat itu, saya belum benar-benar memahaminya. Saya harus mengulang materi berkali-kali, belajar lebih giat, membaca lagi, lalu mencoba mempraktikkannya langsung dalam pekerjaan,” ungkapnya. Dari proses pengulangan dan praktik itulah pemahaman demi pemahaman mulai terbangun, meskipun ia mengakui bahwa hingga hari ini masih banyak hal yang perlu dibenahi.
Baginya, membangun perusahaan bukanlah tentang menjadi sempurna. “Selalu ada kesalahan yang harus diperbaiki, sistem yang harus dibangun, dan diri yang harus terus dibentuk,” jelasnya. Ia tidak malu mengakui kekurangan yang masih ada. Justru dari pengakuan itulah semangat untuk terus mencari ilmu, belajar dari para mentor, dan mengajak tim untuk bertumbuh bersama muncul.
Pemimpin tersebut meyakini sebuah prinsip fundamental: perusahaan tidak akan pernah bertumbuh melebihi kapasitas pemimpinnya. Karena itu, ia berkomitmen untuk terus menjadi pribadi yang haus akan pembelajaran, memperbaiki diri, dan yang terpenting, membangun orang-orang di dalam perusahaannya.
“Perjalanan ini masih panjang. Masih banyak yang harus dibenahi. Tetapi saya yakin, selama tidak berhenti belajar, kami tidak akan berhenti bertumbuh,” tegasnya dengan penuh optimisme, mengakhiri refleksinya dengan ucapan Bismillah.
Kisah ini menjadi pengingat bahwa fondasi kesuksesan sebuah perusahaan seringkali dimulai dari tekad pemimpinnya untuk tidak pernah puas dan terus berproses. Di usia pembelajaran yang ke-tujuh, perjalanan sang perintis bisnis ini justru baru memasuki babak baru yang lebih menantang dan penuh harapan.







