KLIKINFOBERITA.COM,- Real Madrid menghadapi kesulitan besar dalam perburuan gelar LaLiga. Dalam kunjungan mereka ke Estadio Benito Villamarín pada Jumat malam, tim yang dilatih Álvaro Arbeloa sempat memimpin 1-0 dan hampir meraih tiga poin penuh. Namun, drama muncul di waktu tambahan: Héctor Bellerín berhasil menyamakan skor 1-1 berkat umpan silang cemerlang dari Antony. Hasil ini dapat membuat jarak Barcelona melebar menjadi 11 poin setelah mereka menghadapi Getafe hari ini.
Madrid memulai pertandingan dengan semangat menyerang. Mbappé dan serangan dari set-piece segera memberikan ancaman. Pada menit ke-17, Federico Valverde melakukan tembakan jarak jauh yang sangat kuat. Kiper Betis, Álvaro Valles, tidak mampu menghalau bola tersebut, dan Vinícius Júnior langsung menyambut rebound untuk mencetak gol pertama. Sorak sorai dari fans Madrid.
Betis, di bawah pelatih Manuel Pellegrini, mulai bangkit perlahan. Umpan-umpan terakhir masih kurang tepat, namun tekanan semakin meningkat menjelang babak pertama berakhir. Andriy Lunin tampil sebagai pahlawan bagi Madrid dengan penyelamatan luar biasa termasuk aksi ganda yang mengesankan yang membuat gawangnya tidak kebobolan.
Di babak kedua, Betis menjadi lebih agresif. Gol yang dicetak Mbappé dianulir oleh VAR karena offside. Betis membalas dengan peluang dari Cucho Hernández dan Natan, tetapi Lunin kembali menunjukkan ketangguhannya. Masuknya Isco mantan pemain Madrid membuat Betis lebih kreatif, walaupun peluang dari Mbappé dan Valverde masih mengancam. Valles juga menunjukkan kelasnya dengan serangkaian penyelamatan penting.
Menit-menit krusial pun tiba. Antony, yang dipinjam dari Manchester United, meminta penalti setelah dilanggar Antonio Rüdiger di menit 90. Namun, wasit César Soto Grado menolak permintaan tersebut. Betis tidak menyerah. Di menit 90+3, Antony mengecoh Ferland Mendy di sisi kanan dengan dribelnya yang cerdik, lalu mengirim umpan silang rendah yang tepat. Rüdiger gagal mengantisipasi, bola memantul, dan Bellerín mendorongnya ke gawang yang kosong! Stadion pun bergemuruh!
Kemenangan lepas dari genggaman Madrid. Álvaro Arbeloa tampak sangat frustrasi, sementara Pellegrini tersenyum lebar. Gol yang dicetak Antony dan Bellerín ini bukan hanya soal satu poin—ini adalah pukulan telak terhadap harapan Madrid untuk meraih gelar. Barcelona kini bisa tersenyum lebar, gelar tampaknya semakin dekat. LaLiga semakin memanas!







