721 Ton Beras Disalurkan, Pemkab Bengkulu Selatan Prioritaskan Keluarga Rentan

oleh -26 Dilihat
oleh
Kepala Dinas Ketahanan Pangan memantau pengepakan beras sebelum dikirim ke desa-desa. Program menyasar 24.042 KPM di 11 kecamatan, penyaluran dilakukan bertahap dan diawasi ketat.-Foto: Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan mulai menyalurkan Program Bantuan Pangan Beras untuk periode Juli—September 2026 pada Rabu, 26 Agustus 2026. Program tersebut ditujukan kepada 24.042 keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di 11 kecamatan, dengan penyaluran dilakukan sekaligus tiga bulan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bengkulu Selatan, Ir. Haroni Murni, SP, menjelaskan setiap keluarga menerima 30 kilogram beras, yang dibagikan dalam takaran 10 kilogram per bulan. “Total alokasi beras mencapai 721.260 kilogram. Sebelum didistribusikan, kami melakukan pengecekan kualitas di gudang Bulog untuk memastikan beras layak dikonsumsi,” kata Haroni saat pemantauan awal distribusi.

Distribusi tahap awal dilaksanakan di beberapa kecamatan, dimulai dari Kota Manna dan Pasar Manna, lalu berlanjut ke Bunga Mas, Manna, Air Nipis, Seginim, Pino Raya, Pino, Ulu Manna, Kedurang, dan Kedurang Ilir. Penyaluran dilakukan secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh Dinas Ketahanan Pangan bersama Bulog dan pemerintah kecamatan.

Haroni menegaskan pentingnya pengawasan ketat selama proses pembagian. Ia meminta camat, kepala desa, dan aparat terkait untuk memastikan penerima sesuai daftar, bantuan diberikan lengkap, serta tidak terjadi pemotongan atau penyelewengan. “Kami mengimbau seluruh pihak untuk mendampingi kegiatan ini hingga ke tingkat desa agar distribusi tepat sasaran,” ujarnya.

Program bantuan beras ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah meredam beban pengeluaran keluarga miskin dan rentan, khususnya di tengah fluktuasi harga pangan. Selain meringankan kebutuhan pokok, program diharapkan turut menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di pasar lokal.

Beberapa kepala desa yang diwawancarai menyambut baik kegiatan ini karena membantu warga pra-sejahtera memenuhi kebutuhan pangan selama tiga bulan. Mereka juga menyatakan kesiapan tim desa untuk membantu pendataan dan pengawalan distribusi.

Dinas Ketahanan Pangan berencana memantau secara berkala realisasi penyaluran dan dampaknya pada ketersediaan serta harga pangan. Jika ditemukan kendala, dinas akan berkoordinasi dengan Bulog, Kecamatan, dan instansi terkait untuk mengambil langkah perbaikan secepatnya. Dengan langkah terkoordinasi itu, pemerintah berharap bantuan tepat guna sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.