466 Pendamping Profesional Se-Bengkulu Berkumpul di Marga Sakti, Hari Bhakti TPP 2026 Perkuat Komitmen Membangun Desa

oleh -48 Dilihat
oleh
Sebanyak 466 Tenaga Pendamping Profesional se-Provinsi Bengkulu mengikuti peringatan Hari Bhakti TPP 2026 di Desa Marga Sakti, Bengkulu Utara, memperkuat solidaritas dan komitmen membangun desa mandiri serta sejahtera.-Foto : Hery/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Semangat membangun desa kembali ditegaskan dalam peringatan Hari Bhakti Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Provinsi Bengkulu Tahun 2026. Sebanyak 466 tenaga pendamping dari seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu berkumpul di Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah Tertinggal (BPPMDDT), Desa Marga Sakti, Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara, Sabtu (31/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut menjadi momentum memperkuat solidaritas, meningkatkan profesionalisme, sekaligus meneguhkan kembali komitmen tenaga pendamping dalam mengawal pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Bengkulu Ir. H. Mian, Sekretaris Badan Pengembangan SDM dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah Tertinggal Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI Dr. H. Rosyid Althaf, M.Si., M.P., serta Kepala Pusat Pelatihan SDM dan Daerah Tertinggal Kemendes RI Dr. Dicky Yosepial, S.STP., M.Si.

Turut hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Bengkulu Dr. Drs. Ersan Syahfiri, M.M., Kepala Dinas PMD Kabupaten Bengkulu Utara Rahmad Hidayat, S.STP., M.Si., Asisten I Setdakab Bengkulu Utara Bari Oktari, S.STP., serta sejumlah pejabat pemerintah dan unsur terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Bengkulu Ir. H. Mian menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan seluruh tenaga pendamping profesional. Menurutnya, kolaborasi lintas pemerintahan menjadi salah satu kunci dalam mempercepat pembangunan desa dan memastikan berbagai program pemerintah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Tenaga Pendamping Profesional memiliki peran penting dalam mengawal pembangunan desa. Karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, hingga pemerintah desa harus terus diperkuat agar pembangunan berjalan terarah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Mian.

Sementara itu, Sekretaris Badan Pengembangan SDM dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah Tertinggal Kemendes RI, Dr. H. Rosyid Althaf, M.Si., M.P., menegaskan bahwa keberadaan Tenaga Pendamping Profesional tidak boleh hanya dipandang sebagai pendukung administrasi pemerintahan desa.

Lebih dari itu, pendamping profesional memiliki tanggung jawab strategis untuk mendorong partisipasi masyarakat, memperkuat kapasitas aparatur desa, menggali potensi ekonomi lokal, serta membangun kemandirian desa.

“Keberadaan TPP tidak hanya berkaitan dengan pendampingan administrasi dan perencanaan pembangunan. Mereka juga diharapkan mampu mendorong partisipasi masyarakat, menggali potensi ekonomi lokal, serta memperkuat kemandirian desa,” kata Rosyid.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas, integritas, dan profesionalisme para pendamping agar mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan desa yang terus berkembang.

Peran tersebut menjadi semakin penting mengingat desa memiliki potensi dan karakteristik yang berbeda-beda. Dengan pendampingan yang tepat, potensi sumber daya alam, sumber daya manusia, hingga peluang ekonomi lokal diharapkan dapat dikelola secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Koordinator TPP Provinsi Bengkulu Nupita Susanti, S.Pt., M.Pd., bersama Ketua Panitia Agus Eko SY, M.Pd., turut mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut dengan melibatkan ratusan tenaga pendamping dari berbagai wilayah di Provinsi Bengkulu.

Selain jajaran pemerintah pusat dan daerah, kegiatan ini juga dihadiri Wakapolres Bengkulu Utara Kompol Januri Sutirto, S.H., Camat Padang Jaya Soini, S.E., Danramil 0423 Lais Kapten Inf Aprial, Kapolsek Padang Jaya AKP Nofriyanti, serta Kepala BPPMDDT Aldi Nurkarim Adil, S.E., M.Si.

Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar, pengamanan dilakukan personel gabungan dari Polsek Padang Jaya, Polsek Giri Mulya, Linmas Desa Marga Sakti, serta petugas keamanan BPPMDDT.

Kehadiran 466 Tenaga Pendamping Profesional dalam kegiatan ini sekaligus menunjukkan besarnya peran jaringan pendampingan desa dalam mendukung program pembangunan di Provinsi Bengkulu.

Peringatan Hari Bhakti TPP Tahun 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial dan ajang berkumpul semata. Momentum ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan desa tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran maupun program pemerintah, tetapi juga oleh kualitas pendampingan, partisipasi masyarakat, serta kemampuan desa mengelola potensi yang dimiliki.(Hery)

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.