KLIKINFOBERITA.COM,- Tak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke rumah sakit hanya untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis. Warga Desa Kertapati, Kecamatan Pagar Jati, Bengkulu Tengah, kini bisa mendapatkan pemeriksaan dokter spesialis langsung di desa.
Layanan tersebut dihadirkan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah melalui program Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB). Dalam kegiatan kali ini, dua dokter spesialis, yakni spesialis mata dan spesialis kandungan, turun langsung memberikan pemeriksaan serta konsultasi kepada masyarakat.
Program pelayanan kesehatan tersebut mendapat perhatian langsung dari Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, ST, M.AP. Ia meninjau pelaksanaan kegiatan bersama Kepala Dinas Kesehatan Bengkulu Tengah Barti Hasibuan, SKM, M.A.P, dan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ayatul Muhktadin, SH.
Antusiasme warga terlihat dalam pelaksanaan pemeriksaan. Sebelum bertemu dokter spesialis, masyarakat terlebih dahulu menjalani skrining kesehatan oleh dokter umum dan tenaga medis.
Skrining tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi awal pasien sekaligus menentukan kebutuhan pemeriksaan dan tindak lanjut medis.
Bupati Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto mengatakan, kehadiran dokter spesialis langsung ke desa merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memangkas hambatan masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan.
“Program dokter spesialis masuk desa ini merupakan wujud hadirnya pemerintah daerah di tengah masyarakat. Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan,” kata Rachmat.
Dalam pelayanan tersebut, warga mendapat pemeriksaan dari dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dr. Jofril Azmi, Sp.OG, serta dokter spesialis mata, dr. Reyno Satria Ali, Sp.M.
Keduanya memberikan pemeriksaan dan konsultasi sesuai keluhan serta kondisi medis masing-masing pasien.
Rachmat meminta masyarakat tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Ia mengingatkan warga agar segera memeriksakan diri ketika mengalami gangguan kesehatan dan tidak menunggu kondisi menjadi lebih serius.
“Terutama kalau ada keluhan pada mata maupun kesehatan ibu dan kandungan, jangan ditunda untuk diperiksa,” ujarnya.
Menurut Rachmat, pelayanan dokter spesialis masuk desa bukan kali pertama dilakukan Pemkab Bengkulu Tengah. Sebelumnya, program serupa juga menghadirkan dokter spesialis penyakit dalam dan dokter spesialis anak.
Pemkab Bengkulu Tengah memastikan program tersebut akan terus dikembangkan agar pelayanan kesehatan tidak hanya terpusat di fasilitas kesehatan, tetapi juga dapat menjangkau masyarakat hingga ke pelosok desa.
Bagi pasien yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut, pemerintah daerah juga mengarahkan masyarakat memanfaatkan fasilitas kesehatan di Rumah Sakit Daerah (RSD) Sungai Lemau.
Rachmat mengatakan, akses pelayanan di rumah sakit tersebut kini semakin terbuka setelah status RSD Sungai Lemau meningkat dari tipe D menjadi tipe C.
“Hari ini saya sudah menandatangani kenaikan tipe rumah sakit dari tipe D menjadi tipe C. Saat ini RSD Sungai Lemau juga sudah memiliki cukup banyak dokter spesialis yang dapat dimanfaatkan masyarakat,” katanya.
Kepala Desa Kertapati, Harnodi, mengapresiasi langkah Pemkab Bengkulu Tengah yang menghadirkan dokter spesialis langsung ke tengah masyarakat.
Menurutnya, program PKB sangat dirasakan manfaatnya, khususnya bagi warga yang selama ini menghadapi kendala jarak dan biaya perjalanan ketika hendak berobat ke rumah sakit.
“Kami sangat berterima kasih atas dihadirkannya dokter spesialis di desa. Masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan mata, penyakit dalam, kesehatan anak, maupun kandungan kini dapat memperoleh pelayanan lebih dekat,” ujar Harnodi.
Ia berharap program tersebut tidak berhenti di Desa Kertapati, tetapi terus diperluas ke desa-desa lain di Kecamatan Pagar Jati dan wilayah Bengkulu Tengah.
Dengan pola pelayanan jemput bola seperti ini, pemerintah daerah berharap masyarakat semakin mudah mendapatkan pemeriksaan kesehatan, sementara persoalan jarak dan biaya menuju fasilitas kesehatan dapat ditekan.(adv)








