Wagub Bengkulu Yakin Kawasan Industri Pulau Baai Jadi Andalan Ekonomi Pantai Barat Sumatera

oleh -4 Dilihat
oleh
Wakil Gubernur Bengkulu Mian rapat strategis dengan Dirut Pelindo Achmad Muctasor. Kawasan Industri Pulau Baai siap jadi andalan ekonomi pantai barat Sumatera.-Foto : man/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Pemerintah Provinsi Bengkulu giat mempercepat transformasi Pelabuhan Pulau Baai menjadi kawasan industri terintegrasi. Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, memimpin delegasi tinggi bertemu Direktur Utama PT Pelindo, Achmad Muctasor, di Pelindo Tower, Jakarta Utara, pada Kamis (5/3). Didampingi Sekda Provinsi Herwan Antoni, Kadishub Hendri Kurniawan, Kepala Bappeda Yuliswani, Asisten II Setda R.A. Denni, serta pejabat terkait, rapat ini membahas strategi pengembangan kawasan secara komprehensif.

Pertemuan strategis ini menyoroti potensi Pelabuhan Pulau Baai sebagai pusat logistik unggulan. Lokasinya yang strategis di pantai barat Sumatera menjadikannya pintu gerbang ideal untuk perdagangan regional. Mian menekankan nilai tambah kawasan ini bagi sektor unggulan Bengkulu. “Kawasan industri ini akan mengoptimalkan hasil pertanian, perkebunan, pertambangan, dan perikanan melalui fasilitas pelabuhan modern,” tegasnya.

Meski menghadapi tantangan seperti pendangkalan alur pelayaran, Mian optimistis solusi bisa diraih lewat sinergi kuat. Kolaborasi antara PT Pelindo II Bengkulu, pemda, dan Kementerian Perhubungan akan mengatasi hambatan teknis tersebut. “Dengan komitmen bersama, kami bisa wujudkan pelabuhan kelas dunia yang mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” tambahnya.

Achmad Muctasor pun berbagi visi ambisius. Ia mengusulkan pengembangan pabrik biodiesel di kawasan tersebut, memanfaatkan sumber daya alam lokal seperti minyak kelapa sawit. “Ini peluang emas untuk industri hijau. Kami siap tandatangani MoU guna mempercepat realisasi pabrik biodiesel, yang akan memenuhi kebutuhan energi nasional sekaligus ciptakan lapangan kerja ribuan,” ujarnya.

Pengembangan ini tak hanya tingkatkan daya saing Bengkulu, tapi juga kontribusi nyata bagi perekonomian Sumatera. Kawasan industri Pulau Baai diproyeksikan jadi representasi utama pelabuhan pantai barat, menarik investasi triliunan rupiah. Rencana jangka pendek mencakup pengerukan alur dan infrastruktur pendukung, sementara visi panjang menargetkan ekosistem lengkap: gudang berikat, zona pengolahan ekspor, hingga pusat riset agribisnis.

Langkah ini selaras dengan program nasional hilirisasi sumber daya alam. Bengkulu, dengan luas lahan perkebunan mencapai jutaan hektare, siap jadi penerima manfaat utama. Pemerintah provinsi optimistis target ekspor naik 30% dalam dua tahun ke depan. Rapat penutup menghasilkan kesepakatan awal untuk tim kerja lintas instansi, memastikan proyek berjalan lancar.

Dengan momentum ini, Pelabuhan Pulau Baai bukan lagi sekadar dermaga biasa, melainkan mesin penggerak kemakmuran Bengkulu dan Sumatera Barat secara keseluruhan.

 

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.