KLIKINFOBERITA.COM,- Arus penumpang yang berangkat dan kembali selama libur panjang Idul Adha, Waisak, dan perayaan Hari Lahir Pancasila menyebabkan peningkatan luar biasa dalam jumlah kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). PT Hutama Karya (Persero) mencatat, pada Jumat (29/5/2026), total kendaraan yang melewati tol mencapai 122. 658 unit. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kondisi biasa, dengan kenaikan signifikan mencapai 19,72 persen.
Peningkatan trafik tersebut menunjukkan bahwa mobilitas warga masih mencapai puncaknya. Plt. EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya, Hamdani, mengungkapkan bahwa perusahaan sudah mempersiapkan semua sumber daya untuk menangani kemacetan yang parah. “Kami terus melakukan pemantauan operasional untuk memastikan lalu lintas berjalan lancar, kesiapan petugas di lapangan, dan semua fasilitas pendukung berfungsi maksimal,” kata Hamdani pada Sabtu (30/5/2026).
Data yang dirilis menunjukkan bahwa beberapa ruas tol mengalami lonjakan trafik yang sangat tinggi. Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat Seksi 1–4, yang dioperasikan oleh PT Hutama Marga Waskita (HMW), merupakan rute tersibuk dengan 25. 216 kendaraan atau meningkat 43,11 persen. Di sisi lain, Tol Pekanbaru – Dumai (Permai) mencatat 15. 545 kendaraan, sementara Tol Palembang – Indralaya – Prabumulih memiliki 14. 968 kendaraan.
Menariknya, ada beberapa ruas yang mengalami peningkatan persentase yang signifikan. Tol Padang – Sicincin mencatat lonjakan tertinggi sebesar 56,83 persen dengan 3. 342 kendaraan. Selanjutnya, Tol Sigli – Banda Aceh (Sibanceh) mengalami kenaikan 52,63 persen menjadi 10. 982 kendaraan, diikuti oleh Tol Pekanbaru – XIII Koto Kampar yang melonjak 53,89 persen menjadi 7. 605 kendaraan. Sebaliknya, Tol Betung – Tempino – Jambi justru mengalami penurunan trafik sebesar 7,44 persen, menjadi satu-satunya ruas dengan penurunan di hari tersebut.
Menanggapi padatnya lalu lintas, Hutama Karya memberikan peringatan tegas kepada pengguna jalan. Pengemudi diharapkan untuk memastikan bahwa kendaraan mereka dalam kondisi baik, fisik dalam keadaan sehat, dan saldo uang elektronik mencukupi. Pelanggaran batas kecepatan dan mengemudi dalam keadaan mengantuk menjadi risiko utama yang harus dihindari. Beristirahat di area istirahat bukan lagi sebuah opsi, tetapi suatu keharusan untuk keselamatan.
“Koordinasi dengan pihak terkait terus kami tingkatkan untuk menjaga perjalanan masyarakat agar tetap aman, lancar, dan nyaman,” tutup Hamdani. Masyarakat bisa memantau kondisi lalu lintas secara langsung melalui aplikasi Mozy, situs resmi, atau akun media sosial @hutamakaryatollroad sebagai bentuk komitmen #MelayaniSepenuhHati.







