TNI AD Kerahkan 1.026 Personel, Garap 721 Titik Karya Bakti Skala Besar di Bengkulu

oleh -20 Dilihat
oleh
Wakil Panglima Kopassus Mayjen TNI Ferdial Lubis bersama Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Setda Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, menekan tombol pembukaan Karya Bakti Skala Besar TNI AD di Balai Raya Semarak Bengkulu, Sabtu (17/10). Kegiatan tersebut menyasar 721 titik pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur di seluruh Provinsi Bengkulu.-Foto : s.man/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- TNI Angkatan Darat (TNI AD) mengerahkan 1.026 personel untuk melaksanakan Karya Bakti Skala Besar di Provinsi Bengkulu. Program tersebut menyasar 721 titik pekerjaan yang tersebar di sembilan kabupaten dan satu kota, dengan fokus pada perbaikan infrastruktur dasar serta fasilitas umum dan sosial masyarakat.

Kegiatan itu resmi dibuka di Balai Raya Semarak Bengkulu, Sabtu (17/10). Pembukaan dilakukan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, bersama Wakil Panglima Kopassus Mayjen TNI Ferdial Lubis. Penekanan tombol pembukaan juga dilakukan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan perwakilan pemerintah pusat.

Sasaran pekerjaan mencakup rehabilitasi jalan dan jembatan, panti asuhan, sekolah, rumah ibadah, serta rumah tidak layak huni (RTLH). Program ini juga mencakup pembangunan sumur bor, jaringan pipanisasi, dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH). Dari total 721 titik, terdapat 224 sumur bor, 225 rehabilitasi RTLH, 86 rehabilitasi sekolah, 61 pembangunan MCK, 62 pembangunan jembatan, 36 rehabilitasi rumah ibadah, 13 rehabilitasi jalan, 10 pipanisasi, tiga PLTMH, dan satu rehabilitasi panti asuhan.

Khairil Anwar menilai Karya Bakti TNI AD sejalan dengan arah kebijakan dan program prioritas Pemerintah Provinsi Bengkulu, khususnya percepatan pembangunan infrastruktur dan pengentasan kemiskinan ekstrem.

“Karya Bakti ini selaras dengan program serta visi dan misi Pemerintah Provinsi Bengkulu, khususnya percepatan pembangunan infrastruktur dan pengentasan kemiskinan ekstrem. Hal ini juga sejalan dengan semangat Bantu Rakyat,” ujarnya.

Menurut Khairil, kolaborasi antara TNI AD dan pemerintah daerah menjadi langkah strategis untuk mempercepat pembangunan sekaligus memperluas manfaat program. Ia berharap warga yang membutuhkan dukungan infrastruktur dasar dan layanan publik dapat segera merasakan hasilnya.

Sementara itu, Mayjen TNI Ferdial Lubis berharap program ini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bengkulu dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Harapannya, kegiatan ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bengkulu serta mendorong peningkatan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Pelaksanaan pekerjaan ditargetkan selesai dalam 60 hari kerja. Program ini melibatkan personel gabungan dari Kopassus, jajaran Komando Daerah Militer, serta masyarakat setempat.

Pembukaan kegiatan turut dihadiri Komandan Satuan Tugas Karya Bakti Skala Besar TNI AD Brigjen TNI Bram Pramudia, anggota DPD RI Leni Haryati John Latief dan Destita Khairilisani, perwakilan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, serta unsur Forkopimda Provinsi Bengkulu.

Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu dan TNI AD berharap dapat mempercepat pembangunan infrastruktur, memperluas akses masyarakat terhadap fasilitas dasar, serta memperkuat upaya peningkatan kesejahteraan rakyat di seluruh wilayah Bengkulu.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.