KLIKINFOBERITA.COM,-Wakil Gubernur Bengkulu, Ir. H. Mian Sumarni, memimpin Rapat Koordinasi Kapasitas Jalan Provinsi Kelas III di Kantor Gubernur. Acara ini didampingi Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu, turut dihadiri perwakilan perusahaan angkutan hasil tambang dan perkebunan.
Rapat bertujuan mengajak pelaku usaha bersama-sama menjaga infrastruktur jalan provinsi yang telah dibangun dengan susah payah. Fokus utama: mencegah pengangkutan muatan melebihi kapasitas, yang selama ini merusak jalan di berbagai kabupaten.
Wagub Mian menyoroti empat ruas jalan provinsi paling rawan. “Bagaimana kita tingkatkan dan jaga infrastruktur jalan di 10 kabupaten dan kota? Berdasarkan pemetaan Dinas PUPR, ada 384 kilometer jalan provinsi tersebar. Yang paling dominan dilalui truk over kapasitas adalah di Bengkulu Utara, Jalan Benteng, Seluma, dan Mukomuko,” tegasnya.
Dengan nada optimis, Mian mengajak tiga PT dan satu CV berkomitmen mengurangi beban muatan hasil tambang dan perkebunan. “Truk roda enam di jalan kelas III hanya boleh maksimal 8-10 ton. Jika komitmen ini dijalankan, insyaAllah Pak Gubernur akan direct pembangunan link jalan baru,” janjinya.
Empat perusahaan yang sepakat: PT Selamat Group, PT Selamat Jaya Persada, PT Sandabi Indah Lestari, dan CV SB Group. Kesepakatan dituangkan melalui penandatanganan berita acara bersama, disaksikan Wagub dan pejabat terkait.
Langkah ini krusial mengingat kerusakan jalan akibat muatan berlebih sering memicu kecelakaan dan biaya perbaikan miliaran rupiah. “Ini bukan sekadar aturan, tapi tanggung jawab bersama untuk kemajuan Bengkulu. Jalan sehat berarti ekonomi lancar, akses cepat ke pasar, dan keselamatan warga terjamin,” ujar.
Kepala Dinas PUPR Bengkulu menambahkan, pemetaan menunjukkan 70 persen kerusakan jalan provinsi disebabkan over loading. Dengan komitmen ini, diharapkan umur jalan bertambah hingga 10 tahun, hemat anggaran daerah hingga Rp50 miliar per tahun.
Wagub Mian menekankan, kesepakatan ini pintu awal kolaborasi berkelanjutan. “Pemerintah siap fasilitasi rute alternatif dan bantuan logistik. Mari wujudkan Bengkulu Maju dengan infrastruktur tangguh,” tutupnya.
Inisiatif ini diapresiasi pelaku usaha. Direktur PT Selamat Group berjanji patuh penuh. “Kami dukung upaya ini demi keberlanjutan bisnis dan kesejahteraan masyarakat Bengkulu.









