KLIKINFOBERITA.COM,- Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Daerah dan Forkopimda Regional Sumatera yang digelar di Batam menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk menjaga stabilitas serta percepatan pelaksanaan program prioritas. Forum yang dibuka langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian ini dihadiri kepala daerah dan unsur Forkopimda dari seluruh provinsi di Pulau Sumatera.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menekankan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi prasyarat agar kebijakan pemerintah pusat dapat terimplementasi secara efektif di tingkat daerah. “Kita harus memperkuat komunikasi dan sinkronisasi kebijakan antara pusat dan daerah. Tanpa koordinasi yang baik, program prioritas akan sulit mencapai target dan dirasakan masyarakat,” kata Tito saat membuka rakor.
Wali Kota Medan, Bobby Nasution, yang hadir mewakili pemerintah daerah Sumatera Utara, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan sinergi. Bobby menyoroti urgensi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sebagai dasar keberlanjutan program pembangunan. “Stabilitas keamanan adalah fondasi agar pelayanan publik dan program pembangunan berjalan lancar. Kami siap bekerja sama lebih erat dengan pemerintah pusat dan Forkopimda untuk memastikan manfaat kebijakan sampai ke masyarakat,” ujar Bobby.
Dalam rakor itu peserta membahas sejumlah isu prioritas, antara lain:
Penyelarasan program pusat-daerah untuk percepatan realisasi pembangunan fisik dan non-fisik.
Penguatan Kamtibmas, termasuk koordinasi aparat keamanan dan pemerintah daerah dalam pencegahan gangguan yang dapat menghambat program.
Sinkronisasi anggaran dan regulasi antar-level pemerintahan untuk mempercepat pelaksanaan proyek strategis.
Tito menambahkan bahwa pemerintah pusat akan terus memonitor implementasi kebijakan dan memberikan dukungan teknis maupun kebijakan saat diperlukan. “Kami akan fasilitasi daerah dengan kebijakan yang lebih responsif dan mekanisme koordinasi yang jelas agar program berjalan cepat dan tepat sasaran,” ujarnya.
Bobby menggarisbawahi perlunya pelibatan masyarakat dan transparansi dalam pelaksanaan program agar hasilnya berkelanjutan. “Sinergi harus melibatkan masyarakat, karena tanpa partisipasi mereka, program yang baik sekalipun tidak akan maksimal dampaknya,” kata Bobby.
Rakor Regional Sumatera di Batam ini dipandang sebagai momentum untuk memperkuat komitmen antar-pemangku kepentingan. Penyelenggara berharap hasil rakor dapat ditindaklanjuti segera melalui rencana kerja teknis dan mekanisme pengawasan bersama.








