Sinergi Satpol PP dan BNN Bengkulu Perkuat Peran Masyarakat dalam Perang Melawan Narkoba

oleh -108 Dilihat
oleh
Kepala BNN Provinsi Bengkulu Kombes Pol Alexander S. Soeki bersama Kepala Satpol PP Kota Bengkulu Dr. Sahat Marulitua Situmorang memperkuat sinergi masyarakat dalam pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap narkoba.-Foto ;s.man/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,– Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bengkulu terus menggencarkan upaya pencegahan peredaran gelap narkotika melalui kegiatan edukasi. Bertempat di Adheva Hotel, Kamis pagi (8/10/2026), BNN Provinsi Bengkulu menggelar Workshop Penggiat P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) yang menyasar kelompok masyarakat dan komunitas anti narkoba.

Kegiatan strategis ini dibuka secara resmi oleh Kepala BNN Provinsi Bengkulu, Kombes Pol Alexander S Soeki, S.Sos., M.H. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa perang melawan narkoba tidak dapat dilakukan oleh aparat penegak hukum semata. Partisipasi aktif masyarakat, khususnya melalui komunitas penggiat P4GN, dinilai menjadi kunci utama keberhasilan pemberantasan narkoba di wilayah Bengkulu.

“Workshop ini adalah wujud komitmen kita bersama untuk memperkuat benteng pertahanan di tengah masyarakat. Penggiat P4GN adalah ujung tombak yang akan menyebarkan kesadaran akan bahaya narkotika dari lingkungan terkecil,” ujar Kombes Pol Alexander.

Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan sesi penyampaian materi oleh narasumber kompeten. Salah satu pembicara yang hadir memberikan perspektif berbeda namun krusial adalah Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu, Dr. Sahat Marulitua Situmorang. Ia memaparkan materi berjudul “Peran Satpol PP Kota Bengkulu dalam Mendukung P4GN di Kota Bengkulu”.

Dalam pemaparannya, Dr. Sahat menjelaskan bahwa Satpol PP memiliki fungsi strategis dalam penegakan Peraturan Daerah (Perda), yang seringkali bersinggungan langsung dengan masalah sosial, termasuk penyalahgunaan narkoba. Ia menyoroti pentingnya pengawasan terhadap tempat-tempat umum, hiburan malam, dan kos-kosan yang sering dijadikan lokasi transaksi maupun konsumsi narkotika.

“Satpol PP bertindak sebagai mitra strategis kepolisian dan BNN. Melalui patroli rutin dan penegakan Perda, kami berupaya menutup celah peredaran narkoba di ruang publik,” jelas Sahat di hadapan para peserta.

Lebih lanjut, ia mengajak para peserta workshop untuk aktif melaporkan segala aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing. Menurutnya, sinergi antara Satpol PP, BNN, dan masyarakat harus dibangun secara berkelanjutan agar Kota Bengkulu benar-benar bebas dari ancaman narkoba.

Workshop ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif, di mana para peserta berbagi pengalaman dan tantangan dalam menjalankan program P4GN di lapangan. Diharapkan, melalui kegiatan ini, para penggiat P4GN semakin solid dan mampu mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif, serta mendukung terwujudnya Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba).

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.