Rutinitas Sarapan Pagi Anak SDN 07 Kota Bengkulu: Bekal Sehat dari Rumah Disambut Positif oleh Orang Tua dan Sekolah

oleh -9 Dilihat
oleh
Siswa SDN 07 Kota Bengkulu antusias membawa bekal sehat dari rumah. Program ini dukung pola hidup sehat dan kemandirian sejak dini, dipantau langsung oleh Kepala Sekolah.-man/klikinfoberita.com.

KLIKINFOBERITA.COM,-Suasana pagi di SDN 07 Kota Bengkulu kini tampak lebih ceria dan penuh semangat. Setiap hari, sebelum lonceng masuk kelas berbunyi, para siswa sudah terlihat rapi dengan tas sekolah di punggung dan kotak bekal makanan di tangan. Kebiasaan baru yang menyehatkan ini merupakan bagian dari program pembiasaan sarapan pagi dengan membawa bekal sehat dari rumah — sebuah langkah sederhana yang telah menuai banyak respon positif, baik dari pihak sekolah maupun para orang tua.

Program ini digagas dan dipantau langsung oleh Kepala SDN 07 Kota Bengkulu, Bunda Priyanti Yuliana, M.Pd.SI, yang sangat peduli terhadap pola makan dan kebiasaan hidup sehat siswa-siswinya. Menurut beliau, sarapan adalah fondasi utama untuk mendukung konsentrasi dan stamina anak selama menjalani proses belajar di sekolah.

“Sarapan adalah sumber energi utama anak-anak. Dengan adanya bekal dari rumah, orang tua bisa memastikan makanan yang dikonsumsi anak sehat, bergizi, dan higienis. Ini juga melatih kemandirian dan kedisiplinan mereka,” jelas Bunda Priyanti dalam wawancara eksklusif di halaman sekolah.

Respons positif datang dari kalangan orang tua siswa. Banyak di antara mereka mengaku merasa lebih tenang dan nyaman dengan adanya kebijakan ini, karena dapat langsung memantau asupan gizi anak mereka. Hal ini juga meminimalkan risiko anak jajan sembarangan di luar sekolah.

“Anak jadi lebih teratur makannya, tidak jajan sembarangan, dan kami sebagai orang tua bisa memastikan apa yang masuk ke tubuh mereka. Ini program yang bagus sekali, dan kami sangat mendukung,” ujar Ibu Santi, salah satu wali murid kelas 3.

Beberapa orang tua bahkan menyebutkan bahwa kegiatan menyiapkan bekal di pagi hari kini menjadi momen kebersamaan yang istimewa antara anak dan orang tua, sekaligus sebagai sarana untuk menanamkan nilai-nilai tanggung jawab sejak dini.

Tak hanya berdampak pada kesehatan fisik, program ini juga memberikan pengaruh positif terhadap karakter dan perilaku siswa. Anak-anak belajar untuk lebih disiplin, menghargai makanan, dan bertanggung jawab terhadap kebutuhan dirinya sendiri. Pihak sekolah pun rutin melakukan pemeriksaan bekal siswa secara acak untuk memberikan edukasi tentang gizi dan kebersihan makanan.

Menurut beberapa guru di SDN 07, kebiasaan membawa bekal telah membantu menciptakan suasana kelas yang lebih kondusif. Siswa menjadi lebih fokus, aktif dalam pelajaran, dan tidak mudah mengantuk.

“Kami bisa melihat perubahan perilaku. Anak-anak jadi lebih energik dan ceria sejak program ini diterapkan,” tutur salah satu guru kelas, Ibu Rina.

Melihat antusiasme dan hasil positif dari kebiasaan ini, SDN 07 berharap program bekal sarapan ini bisa terus berjalan secara konsisten. Bahkan, sekolah membuka peluang untuk berbagi praktik baik ini dengan sekolah-sekolah lain di Kota Bengkulu.

“Kami percaya, perubahan besar berawal dari langkah kecil. Jika kebiasaan sarapan sehat ini bisa ditanamkan sejak dini, kita sedang membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tapi juga kuat dan berkarakter,” tutup Bunda Priyanti dengan penuh harap.

 

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.