Rifai Tajudin : Ajak Siswa SMPN 29 Karang Cayo Berani Bermimpi: “Pendidikan Kunci Masa Depan”

oleh -73 Dilihat
oleh
Bupati H. Rifai Tajudin berbincang hangat dengan siswa SMPN 29 Karang Cayo, memberi motivasi dan semangat belajar, menegaskan komitmen Pemkab untuk tingkatkan kualitas pendidikan di desa.-Foto: Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Usai membuka revitalisasi SDN 93, Bupati Bengkulu Selatan H. Rifai Tajudin melakukan kunjungan mendadak ke SMPN 29 Desa Karang Cayo, Kecamatan Pino Raya, Rabu (tanggal). Kunjungan itu menjadi momen penting bagi puluhan pelajar yang mendapat dorongan langsung dari pimpinan daerah.

Rifai yang memasuki ruang kelas memilih metode dialog santai; ia menanyakan cita-cita, tantangan belajar, dan harapan para siswa. Para pelajar menyampaikan beragam aspirasi, mulai dari kebutuhan buku pelajaran, fasilitas ruang kelas, hingga akses internet untuk belajar daring.

“Kami tidak hanya membangun gedung. Pemerintah daerah berkomitmen menyiapkan generasi yang kompeten. Saya mendorong adik-adik semua untuk berani bermimpi besar dan tetap tekun belajar,” ujar H. Rifai Tajudin kepada wartawan dan siswa. “Kalau ada kendala, laporkan ke sekolah atau pemerintah desa; kami akan berupaya membantu sesuai kemampuan anggaran.”

Kepala Sekolah SMPN 29 menyampaikan kondisi sekolah yang masih membutuhkan beberapa perbaikan, antara lain penambahan koleksi buku perpustakaan dan peningkatan jaringan internet untuk menunjang pembelajaran berbasis digital. “Kunjungan Bupati memberi semangat baru bagi guru dan siswa. Kami berharap dukungan berkelanjutan,” kata kepala sekolah.

Peserta didik menyambut hangat kehadiran Bupati. Seorang siswa kelas VIII mengatakan kunjungan itu memotivasi mereka untuk lebih giat belajar dan merencanakan pendidikan tinggi. “Pak Bupati bilang jangan takut bermimpi. Itu membuat kami semangat,” ujarnya.

Kunjungan kerja ini memperkuat arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan yang menempatkan pendidikan sebagai prioritas. Selain proyek fisik seperti revitalisasi SDN 93, pemerintah juga berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran melalui dialog langsung dengan pelajar dan evaluasi kebutuhan sekolah di lapangan.

Rencana tindak lanjut yang disampaikan Bupati mencakup peninjauan kebutuhan fasilitas pembelajaran di SMPN 29, kemungkinan program literasi dan pelatihan guru, serta koordinasi dengan dinas terkait untuk pengadaan sumber belajar yang diperlukan.

Dengan langkah-langkah tersebut, pemerintah daerah berharap mampu mengurangi kesenjangan akses pendidikan di wilayah pesisir dan pedesaan, serta menyiapkan generasi muda Bengkulu Selatan yang siap bersaing di tingkat provinsi dan nasional.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.