Prodi Sains Informasi UNIB: Menyulap Pustakawan jadi Digital Specialist

oleh -73 Dilihat
oleh
Prodi S1 Perpustakaan & Sains Informasi FISIP UNIB tampil dinamis saat visitasi BAN-PT, menunjukkan lulusan siap kelola big data, repositori, dan solusi AI untuk dunia digital.-Foto: Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,– Di tengah gempuran transformasi digital yang mengubah cara dunia mengelola pengetahuan, Program Studi S1 Perpustakaan dan Sains Informasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bengkulu (UNIB), justru membuktikan diri tak sekadar bertahan, tapi juga melompat. Pada Jumat (17/7/2026), prodi yang kerap dipandang sebelah mata ini sukses menjalani Visitasi Akreditasi Lapangan (AL) dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan protokol hybrid yang berlangsung serius namun penuh semangat di Ruang Rapat Utama Dekanat FISIP UNIB.

Kegiatan yang menjadi penentu status mutu prodi ini dibuka langsung oleh Rektor Universitas Bengkulu, Prof. Dr. Indra Cahyadinata, S.P., M.Si. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa akreditasi bukanlah sekadar formalitas, melainkan cermin komitmen institusi dalam melahirkan sumber daya manusia unggul. Dekan FISIP UNIB, Prof. Dr. Drs. H. Sugeng Suharto, M.M., M.Si., turut mendampingi dan menyatakan dukungan penuh fakultas terhadap seluruh proses asesmen. Hadir pula jajaran pimpinan universitas, lembaga, dan tim pendukung akreditasi yang bahu-membahu memuluskan jalannya visitasi.

Uniknya, proses asesmen kali ini menghadirkan dua asesor BAN-PT yang bergengsi secara daring, yakni Prof. Dr. Indra Budi, S.Kom., M.Kom. dari Universitas Indonesia dan Dr. Ardiyan Saptawan, M.Si. dari Universitas Sriwijaya. Meski hanya terhubung melalui ruang pertemuan virtual, keduanya mengikuti seluruh rangkaian dengan ketat, mulai dari pemaparan capaian prodi, pemeriksaan dokumen borang, hingga verifikasi data pendukung yang dilakukan secara real-time.

Yang menarik perhatian, dalam paparannya Prodi S1 Perpustakaan dan Sains Informasi tak lagi memposisikan diri sebagai pencetak pustakawan konvensional. Mereka justru memamerkan keunggulan dalam menghasilkan lulusan dengan kompetensi ganda: ahli kelola perpustakaan dan arsip, sekaligus terampil dalam sistem informasi berbasis digital. Lulusan dibekali keahlian mengolah big data perpustakaan, merancang repositori institusi, hingga mengelola informasi dengan kecerdasan buatan. Kompetensi ini menjadi senjata utama bagi alumni untuk bersaing tidak hanya di lembaga pendidikan dan instansi pemerintah, tetapi juga di korporasi dan startup teknologi.

Rangkaian visitasi kian intens ketika tim asesor melakukan wawancara daring secara terpisah dengan dosen, mahasiswa, alumni, tenaga kependidikan, dan para pengguna lulusan. Sesi ini menjadi ajang pembuktian nyata bahwa prodi ini memiliki ekosistem akademik yang sehat, responsif, dan sinkron dengan kebutuhan industri 4.0. Seluruh pemangku kepentingan menunjukkan sinergi yang solid, menjawab setiap pertanyaan asesor dengan data dan pengalaman lapangan yang kuat.

Visitasi berakhir dengan kesan positif. Meski hasil akhir masih menunggu pengumuman resmi BAN-PT, semangat kolektif dan persiapan matang yang ditunjukkan seluruh sivitas menjadi modal berharga. Prodi S1 Perpustakaan dan Sains Informasi FISIP UNIB pun optimistis mampu meraih predikat akreditasi unggul, sekaligus mengukuhkan diri sebagai pusat unggulan di bidang sains informasi di wilayah Sumatra.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.