Presiden Prabowo Pimpin Penanganan Karhutla, Tinjau Lokasi Terbakar di Desa Limbung

oleh -32 Dilihat
oleh
Presiden Prabowo berjalan menyusuri lahan terbakar di Desa Limbung, Kalbar, memantau penanganan petugas gabungan dan memberi arahan agar pemadaman cepat dan penyebaran api segera dihentikan.-Foto: Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,-  Presiden Joko Widodo Subianto tiba di Pangkalan TNI AU Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Sabtu (22/08/2026) dan langsung memimpin rapat terbatas untuk menindaklanjuti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah titik di provinsi itu. Setelah rapat, Presiden meninjau salah satu lokasi terdampak di Desa Limbung untuk melihat langsung upaya pemadaman.

Dalam paparan situasi, Tenaga Ahli Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Brigjen TNI (Purn.) Asrianus Bulo menyampaikan data pemantauan titik panas (hotspot) selama 24 jam berdasarkan citra satelit. “Berdasarkan pantauan satelit, terdapat sejumlah hotspot yang tersebar di beberapa kecamatan; kami mendeteksi konsentrasi yang signifikan di sekitar Desa Limbung,” kata Asrianus. Ia menambahkan bahwa prakiraan cuaca menunjukkan potensi hujan ringan di wilayah timur Kalimantan Barat pada periode 21–27 Agustus 2026, namun intensitasnya belum cukup untuk menggantikan upaya pemadaman darat dan udara.

Setibanya di Desa Limbung, Presiden meninjau area yang masih mengeluarkan asap dan berjalan menyusuri lahan yang telah terbakar. Ia memantau proses kerja petugas gabungan—TNI, Polri, BNPB, BPBD, dan relawan—yang melakukan pemadaman, pembukaan sekat bakar, serta evakuasi hewan ternak dan warga terdampak.

Presiden Prabowo menekankan pentingnya langkah cepat dan koordinasi anggotanya. “Kita harus bergerak cepat dan terkoordinasi. Prioritas sekarang adalah memutus penyebaran api, melindungi warga, dan memastikan akses bantuan sampai ke lokasi terdampak,” ujar Presiden.

Pemerintah mengerahkan unit mobil pemadam, helikopter water-bombing, serta personel untuk mempercepat pemadaman dan mencegah meluasnya kebakaran. Selain itu, tim kesehatan disiagakan untuk menangani masalah pernapasan warga akibat paparan asap.

Kepala daerah setempat melaporkan beberapa rumah dan lahan pertanian mengalami kerusakan, sementara proses penilaian kerugian masih berlangsung. Petugas juga membuka posko darurat di dekat Desa Limbung untuk penanganan logistik dan penampungan sementara warga yang terdampak.

Pemerintah berjanji memperkuat upaya pencegahan jangka panjang, termasuk patroli hotspot, sosialisasi pencegahan kebakaran, dan penegakan hukum terhadap pembakaran lahan. Sementara itu, warga diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan petugas untuk keselamatan bersama.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.