KLIKINFOBERITA.COM,- Pengurus Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) Kabupaten Bengkulu Utara menggelar audiensi dengan Bupati Arie Septia di Ruang Kerja Bupati, Senin pagi (24/8/2026). Pertemuan itu menjadi momentum penting untuk menyamakan visi dan misi sekaligus memperkuat kesatuan dalam keluarga besar gereja-gereja di daerah tersebut.
Pertemuan dihadiri oleh jajaran pengurus BKAG dari berbagai kecamatan. Dalam sambutannya, Bupati Arie Septia menegaskan bahwa tujuan utama audiensi adalah menyelaraskan langkah organisasi dengan visi pemerintah daerah serta memastikan koordinasi yang efektif antar-pengurus di tingkat kecamatan dan desa.
“Tujuan kita untuk menyamakan satu visi dan misi, satu kesatuan seluruh keluarga besar Badan Kerjasama Antar Gereja Bengkulu Utara. Pertama yang kita bahas, bagaimana pengurus baru di masa-masa yang akan datang. Yang kedua, kita bahas program kerja, contohnya misal ada permasalahan gereja di kecamatan dan desa, nanti terkoordinir oleh pengurus Badan Kerjasama Antar Gereja ini. Intinya kita ingin menciptakan keharmonisan bersama,” ujar Bupati Arie Septia.
Dalam dialog terfokus, pengurus BKAG menyampaikan sejumlah isu prioritas, antara lain penataan manajemen organisasi, pembagian tugas pengurus baru, serta mekanisme penanganan permasalahan gereja di wilayah terpencil. Pengurus berharap dengan koordinasi yang lebih baik, bantuan administratif dan mediasi konflik dapat tersalurkan lebih cepat dan tepat.
Bupati Arie menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung program kerja BKAG, terutama dalam hal fasilitasi perizinan, pembinaan kerukunan umat beragama, dan dukungan terhadap kegiatan sosial keagamaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Ia mendorong agar setiap program yang direncanakan mengedepankan prinsip kebersamaan dan keterbukaan.
Pertemuan ditutup dengan kesepakatan pembentukan tim kecil untuk merumuskan rencana kerja jangka pendek dan jangka menengah BKAG. Tim akan melibatkan perwakilan dari kecamatan dan pihak terkait di OPD yang membidangi kerukunan umat beragama. Audiensi ini diharapkan menjadi titik awal penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan Kristen di Bengkulu Utara.








