Pemkot Bengkulu Tegaskan Disiplin bagi Pegawai, Langkah Awal Menuju Layanan Publik yang Lebih Baik

oleh -68 Dilihat
oleh
Walikota Dedy Wahyudi : Bengkulu Ultimatum Keras: PPPK Absen Kerja Terancam Dipecat.-Foto :man/klikinfoberita com.

KLIKINFOBERITA.COM,- Di ruang rapat Balai Kota Bengkulu, suara peringatan terdengar dengan tegas. Walikota Dedy Wahyudi dengan serius menekankan pentingnya disiplin yang tinggi dari ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan Aparatur Sipil Negara (ASN), dengan tegas mengetuk meja untuk menunjukkan keseriusannya. Bersama Wakil Walikota Ronny PL Tobing, Dedy menyampaikan bahwa menjadi pegawai bukanlah sekedar pemberian, melainkan sebuah tanggung jawab besar untuk masyarakat Bumi Rafflesia.

Di depan banyak pegawai baru yang dilantik, termasuk 500 PPPK fresh graduate, Dedy meminta mereka untuk bersyukur atas “keputusan dari Tuhan”. Ia mengatakan, “Rekan-rekan, status Anda telah dinaikkan menjadi PPPK. Bertanggung jawablah dalam menjalankan tugas ini! Jangan sia-siakan kesempatan yang ada,”tegasnya.

Peringatan tersebut bukan tanpa alasan. Dedy mengungkapkan adanya laporan yang mengejutkan bahwa beberapa oknum PPPK yang sudah menerima Surat Keputusan (SK) justru tidak hadir di kantor. “Ada yang jarang datang, bahkan tidak pernah sama sekali! Ini tidak bisa dibiarkan terjadi,” ujarnya dengan nada marah. Sebagai langkah selanjutnya, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkot Bengkulu sedang menyiapkan surat untuk pemberhentian. “Kami serius. Sanksi berat akan menanti bagi yang melanggar,” dia menambahkan, dan menjanjikan transparansi dalam setiap prosesnya.

Langkah ini berlaku bagi semua kalangan tanpa terkecuali. “Prosedur disiplin berlaku untuk semua baik PPPK maupun ASN senior. Siapa pun yang tidak hadir akan menghadapi konsekuensi tegas. Kami berkomitmen untuk meningkatkan disiplin demi pelayanan publik yang prima bagi masyarakat Bengkulu,” tutupnya. Tindakan ini sesuai dengan upaya Pemkot untuk mempertahankan integritas birokrasi, di tengah tuntutan masyarakat akan pelayanan yang cepat dan profesional.

Dampaknya sudah terasa. Beberapa kepala SKPD telah diminta untuk melaporkan perkembangan absensi harian. “Ini adalah kesempatan untuk memulai ulang birokrasi di Bengkulu. Disiplin adalah kunci untuk kemajuan Bumi Merah Putih,” ungkap Ronny PL Tobing, yang memberikan dukungan penuh. Masyarakat menyambut positif langkah ini, berharap pelayanan seperti pengurusan KTP dan izin usaha menjadi lebih lancar tanpa gangguan dari “pegawai hantu”.

Dengan pemberitahuan ini, Pemkot Bengkulu berkomitmen untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Semua pegawai diminta untuk introspeksi: hadir dengan penuh, bekerja dengan maksimal, atau harus meninggalkan posisi mereka.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.