Pemkab Kepahiang Percepat Infrastruktur Pendukung WKP Panas Bumi

oleh -17 Dilihat
oleh
Bupati Zurdi Nata dan Wabup Abdul Hafizh tinjau pembangunan jalan-jembatan pendukung WKP Panas Bumi di Kepahiang. Infrastruktur ini percepat realisasi proyek energi terbarukan sekaligus buka akses ekonomi baru bagi masyarakat lokal.-Foto: Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Pemerintah Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur pendukung Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) sebagai langkah strategis mendorong realisasi proyek energi terbarukan di daerah itu. Bupati Kepahiang, H. Zurdi Nata, S.IP., didampingi Wakil Bupati Ir. H. Abdul Hafizh, M.Si., meninjau langsung progres pembangunan jalan dan jembatan di sejumlah titik, Selasa (1/9/2026).

Peninjauan difokuskan pada pembangunan Jembatan Aramco di Jalan Pekan Daerah (PEDA), Desa Pelangkian, serta pelebaran jalan di Desa Air Sempiang, Kecamatan Kabawetan. Kedua lokasi tersebut merupakan bagian dari akses utama menuju area pengeboran sumur panas bumi yang sedang disiapkan oleh PLN bersama PT Cakrawala Kepahiang Geothermal (PT CKG).

Bupati Zurdi Nata menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan WKP Panas Bumi Kepahiang. Menurutnya, selain berfungsi sebagai penunjang kegiatan eksplorasi dan eksploitasi energi panas bumi, infrastruktur ini juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Ini juga bagian dari dukungan pemerintah daerah dalam pembangunan Wilayah Kerja Panas Bumi. Walaupun ini ditujukan untuk pembangunan WKP, masyarakat juga bisa menikmati pembangunan jalan ini, terutama untuk menuju perkebunan atau tempat wisata,” kata Bupati Zurdi Nata di lokasi peninjauan.

Menurut Bupati, peningkatan kualitas jalan dan jembatan tidak hanya memperlancar mobilisasi peralatan berat dan aktivitas pengeboran, tetapi juga membuka akses ekonomi baru bagi warga. Infrastruktur ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas menuju kawasan perkebunan serta destinasi wisata lokal, sehingga berdampak positif pada perekonomian masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati Kepahiang, Ir. H. Abdul Hafizh, M.Si., menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan proyek strategis ini. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mendukung proses pembangunan agar berjalan lancar dan tepat waktu.

“Mari kita sama-sama dukung pembangunan ini agar berjalan lancar dan sesuai dengan harapan kita, sehingga WKP di Kabupaten Kepahiang segera terealisasi untuk kemajuan Kabupaten Kepahiang,” ujar Abdul Hafizh.

Proyek peningkatan jalan dan jembatan ini mencakup akses sepanjang sekitar 12 kilometer dan ditargetkan selesai pada November 2026. Pembangunan dilaksanakan dengan tetap memperhatikan aspek sosial dan lingkungan, termasuk dampak terhadap lahan dan tanaman milik masyarakat di sekitar jalur proyek.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati turut didampingi Asisten Bidang Pembangunan Musi Dayan, Kepala BKD Jono Antoni, Kepala Bappeda Salihin, Kepala Dinas Perhubungan Devison, Kepala Kesbangpol Dendi, serta Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Hardiono. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen lintas sektor dalam memastikan proyek infrastruktur ini berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat optimal bagi daerah.

Dengan percepatan infrastruktur pendukung ini, Pemkab Kepahiang optimistis proyek WKP Panas Bumi dapat segera memasuki tahap pengeboran eksplorasi, yang pada akhirnya akan memperkuat ketahanan energi nasional dan membuka peluang investasi serta lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.