KLIKINFOBERITA.COM,- Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah berkolaborasi dengan tokoh masyarakat dan penggiat media mengadakan pertemuan untuk membahas tahap akhir penentuan nama ruas jalan di tingkat nasional, provinsi, dan daerah. Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Bupati pada hari Rabu, 29 April 2026, dengan tujuan memastikan bahwa setiap nama yang ditentukan mengikuti regulasi yang berlaku, mewakili karakter daerah, dan diterima oleh seluruh segmen masyarakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah, Drs. Tomi Marisi, M. Si, menyampaikan bahwa draf awal yang telah disusun sebelumnya telah disampaikan kepada berbagai elemen masyarakat. Saat ini, kehadiran media sangat penting agar informasi ini tersebar lebih luas dan masyarakat dapat memberikan masukan sebelum keputusan final dibuat.
“Kami tetap membuka peluang seluas-luasnya untuk usulan dan pendapat dari masyarakat. Semua aspirasi yang diterima akan dianalisis dan dijadikan bahan pertimbangan agar hasil akhirnya mencerminkan keinginan serta nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat,” ujarnya dengan tegas.
Penamaan ini mencakup tiga jenis jalan sesuai dengan kewenangannya: jalan nasional yang menghubungkan antar daerah dan menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, jalan provinsi yang menghubungkan antara kabupaten/kota di satu wilayah, dan jalan daerah yang berfungsi untuk memenuhi kebutuhan transportasi serta akses di tingkat kabupaten. Penetapan ini juga bertujuan memperjelas administrasi, meningkatkan pelayanan publik, serta menumbuhkan rasa memiliki warga terhadap lingkungan mereka.
Di sisi lain, Ketua Badan Musyawarah Bengkulu Tengah, Drs. H. Chairuddin, memberikan dukungan terhadap inisiatif pemerintah daerah. Ia merekomendasikan agar beberapa nama jalan diambil dari nama pahlawan dan tokoh yang berkontribusi terhadap kemajuan daerah.
“Sebagai wujud penghormatan atas jasa mereka, pemberian nama seperti ini juga berfungsi sebagai alat pendidikan. Generasi muda dapat lebih memahami sejarah dan perjuangan, sehingga nilai-nilai mulia tersebut tetap terjaga dan diwariskan,” jelasnya.
Melalui proses yang terbuka dan melibatkan partisipasi masyarakat ini, diharapkan penetapan nama ruas jalan dapat berlangsung dengan baik, tepat sasaran, dan mampu menjadi gambaran dari sejarah, budaya, serta kearifan lokal yang ada di Kabupaten Bengkulu Tengah.








