Mengawali Hari dengan Al-Qur’an: SMPIT As Syakur Wujudkan Generasi Qur’ani lewat Pembiasaan Pagi Tahfidz

oleh -73 Dilihat
oleh
Sebelum bel, siswa SMPIT As Syakur khusyuk murojaah dan tahfidz bersama guru. Pembiasaan pagi ini menanamkan cinta Al-Qur'an, disiplin, dan akhlak mulia dalam setiap langkah mereka.-Foto:s.man/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,– Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pagi, suasana berbeda terlihat di lingkungan SMPIT As Syakur. Sebelum lonceng sekolah berbunyi, deretan siswa tampak khusyuk melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an, ditemani para guru pendamping yang dengan sabar menyimak bacaan mereka. Itulah pemandangan rutin dalam program Pembiasaan Pagi Tahfidz, sebuah komitmen nyata sekolah dalam menanamkan cinta Al-Qur’an sejak usia remaja.

Kegiatan yang digelar setiap hari sebelum pembelajaran dimulai ini bukan sekadar rutinitas, melainkan strategi pembentukan karakter berbasis Al-Qur’an. Dalam sesi ini, siswa tidak hanya membaca, tetapi juga menghafal dan melaksanakan murojaah (mengulang hafalan) secara bersama-sama. Pendekatan ini dirancang agar interaksi siswa dengan Al-Qur’an tidak berhenti di ruang kelas, melainkan membudaya dalam keseharian mereka.

“Kami ingin membiasakan anak-anak bahwa pagi itu identik dengan Al-Qur’an. Bukan sekadar menghafal, tapi bagaimana nilai-nilainya meresap dan tercermin dalam sikap mereka di sekolah maupun di rumah,” ujar salah satu guru pendamping Tahfidz SMPIT As Syakur.

Program ini menjadi pilar penting dalam visi sekolah untuk melahirkan generasi Qur’ani—peserta didik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Dengan bimbingan intensif dan suasana yang kondusif, para siswa diajak merasakan keindahan berinteraksi dengan firman Allah setiap hari.

Kepala SMPIT As Syakur, Ustadzah Ati Maryati, M.Pd, menegaskan bahwa pembiasaan pagi ini adalah investasi jangka panjang bagi masa depan siswa. “Kami tidak ingin hanya mencetak anak yang pandai matematika atau sains. Lebih dari itu, kami ingin mereka tumbuh dengan hati yang dekat kepada Al-Qur’an. Karena dari situlah akhlak dan ketangguhan hidup terbentuk,” tuturnya.

Antusiasme siswa pun terlihat tinggi. Banyak di antara mereka yang mengaku merasakan ketenangan dan semangat berbeda saat memulai hari dengan ayat-ayat suci. Program ini juga mendapat apresiasi dari orang tua siswa, yang melihat perubahan positif pada kedisiplinan dan akhlak anak-anak mereka.

Dengan terus menggencarkan program Pembiasaan Pagi Tahfidz, SMPIT As Syakur optimis dapat menjadi pelopor pendidikan berbasis Al-Qur’an di Bengkulu. Sekolah ini membuktikan bahwa mencintai Al-Qur’an bukanlah kegiatan tambahan, melainkan jiwa dari seluruh proses pendidikan itu sendiri.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.