Masyarakat Desa Taba Teret Bergotong Royong dalam Program Pemeliharaan Jalan

oleh -22 Dilihat
oleh
Warga Desa Taba Teret bergotong royong membersihkan dan merapikan jalan desa dalam program PKTD berbiaya Dana Desa 2026. Kegiatan meningkatkan akses, ekonomi lokal, dan semangat kebersamaan warga.-Foto : Dedy,adv/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Pemerintah Desa Taba Teret kembali mengoptimalkan potensi masyarakat dengan melaksanakan program Padat Karya Tunai Desa (PKTD), yang difokuskan pada pemeliharaan dan perbaikan jalan di desa. Kegiatan ini dilakukan pada hari Jumat, 22 Mei 2026, dan sepenuhnya dibiayai dari Dana Desa untuk Tahun Anggaran 2026. Banyak warga setempat ikut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini, yang bertujuan untuk membersihkan semak-belukar dan merapikan badan jalan di beberapa lokasi strategis di desa.

Warga Taba Teret Kerja Bakti, Dana Desa Dimanfaatkan Produktif

Kepala Desa Taba Teret, Sopyansori, S. IP. , menjelaskan bahwa program PKTD disusun sebagai langkah efektif untuk pembangunan infrastruktur sambil memberdayakan masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa anggaran Desa digunakan untuk mendukung kegiatan yang bersifat produktif, sehingga dapat mengurangi beban ekonomi warga, khususnya bagi keluarga dengan pendapatan rendah. “Dana Desa kita manfaatkan untuk kegiatan yang produktif guna meringankan dampak ekonomi, terutama bagi keluarga yang memiliki pendapatan rendah,” ucap Sopyansori. Dia juga menambahkan bahwa pembersihan dan perapihan ini merupakan bentuk perawatan rutin agar aksesibilitas warga di daerah mereka selalu terjaga dalam kondisi yang baik.

Warga Taba Teret Kerja Bakti, Dana Desa Dimanfaatkan Produktif

Lebih lanjut, Sopyansori menekankan bahwa jalan yang terawat tidak hanya mempermudah mobilitas, tetapi juga mendukung kelancaran kegiatan ekonomi di desa. Jalan yang bersih dari rumput liar dan semak belukar akan mempermudah lalu lintas, mengurangi risiko kecelakaan, serta mempermudah distribusi hasil pertanian dan pengangkutan kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu, penanganan difokuskan pada jalur-jalur yang paling sering dilewati kendaraan dan akses ke pusat-pusat kegiatan masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan ini juga sangat kental dengan semangat gotong royong yang merupakan budaya masyarakat desa. Warga saling bekerja sama membersihkan tepi jalan, memotong tanaman liar, membuang tumpukan sampah organik, dan merapikan saluran air kecil di sepanjang jalan. Nilai tambah dari program ini adalah setiap peserta menerima upah harian sesuai aturan mekanisme PKTD. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya bermanfaat untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang langsung, serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap fasilitas umum.

Pemeliharaan Jalan Desa: Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Taba Teret

Respon, salah satu warga yang ikut serta dalam kegiatan ini, mengaku merasa senang dan terbantu oleh program ini. Selain lingkungan sekitar menjadi lebih teratur dan nyaman, pendapatan tambahan yang diperolehnya sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya. “Kami berharap program seperti ini bisa dilanjutkan dan menyasar area jalan lain yang juga memerlukan perbaikan atau pemeliharaan,” ungkapnya. Harapan serupa juga diungkapkan oleh pemuda desa yang turut terlibat, yang berpendapat bahwa kesempatan kerja sementara ini menjadi sarana untuk mendapatkan pengalaman sekaligus membangun rasa memiliki terhadap fasilitas umum desa.

Sebagai penutup, Kepala Desa menegaskan bahwa kerjasama antara pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat adalah kunci utama keberhasilan pelaksanaan PKTD. Ia juga berkomitmen untuk terus memantau kualitas pekerjaan yang telah dilakukan. Jika di masa depan masih ada sisa anggaran atau dalam permohonan anggaran selanjutnya, pemerintah desa berencana untuk mengajukan perbaikan di titik-titik jalan lain yang juga memerlukan perhatian.
Kegiatan PKTD yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Taba Teret ini menjadi bukti nyata bagaimana pengelolaan Dana Desa yang efektif dapat mendukung dua aspek sekaligus: penguatan ekonomi masyarakat dan perawatan infrastruktur setempat. Implementasi yang melibatkan partisipasi dan berkelanjutan ini diharapkan dapat memperbaiki kualitas akses jalan desa secara keseluruhan, serta berfungsi sebagai pendorong utama bagi perkembangan ekonomi mikro di daerah Taba Teret.(Dedy/Adv)

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.