KLIKINFOBERITA.COM,- Lomba kriya berbahan daur ulang plastik menjadi salah satu kegiatan unggulan dalam rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Kepahiang. Acara yang digelar di Taman Santoso, Sabtu (8/8/2026), menarik perhatian warga dan pelajar dengan aneka produk kreatif hasil olahan sampah plastik.
Wakil Bupati Kepahiang, Ir. H. Abdul Hafizh, M.Si, yang membuka kegiatan tersebut menilai lomba ini memiliki dampak positif luas. “Kegiatan ini sangat positif dan berdampak bagi masyarakat. Sebagai contoh, lomba kriya daur ulang plastik ini mengubah sampah menjadi karya kreatif yang memiliki nilai ekonomis,” ujarnya.
Panitia mencatat puluhan peserta dari berbagai usia, mulai pelajar sekolah dasar hingga komunitas pengrajin lokal. Peserta memamerkan beragam kerajinan seperti tas anyaman dari kantong plastik, pot tanaman dari botol bekas, dan dekorasi rumah dari tutup botol. Setiap karya dinilai berdasarkan kreativitas, fungsi, kerapihan, dan potensi ekonomis.
Penyelenggara menyampaikan tujuan utama lomba selain memperingati kemerdekaan adalah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah plastik dan mendorong penerapan ekonomi sirkular pada tingkat lokal. “Pemanfaatan sampah plastik menjadi produk kerajinan tidak hanya mendorong kreativitas masyarakat, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mengurangi timbulan sampah di lingkungan,” kata Abdul Hafizh.
Wakil Bupati menambahkan kegiatan semacam ini ideal dimulai sejak sekolah dasar agar nilai pengurangan sampah dan prinsip ekonomi sirkular tertanam sejak dini. “Kegiatan ini juga mendukung kampanye pengurangan sampah dan penerapan ekonomi sirkular sejak tingkat pendidikan dasar,” tambahnya.
Selain lomba, acara diisi dengan lokakarya singkat tentang teknik daur ulang, pameran produk ramah lingkungan, dan penyerahan hadiah kepada pemenang. Hadiah utama diberikan kepada karya yang dinilai paling inovatif dan memiliki prospek pasar.
Abdul Hafizh berharap kegiatan ini berkelanjutan dan mampu mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. “Saya berharap kegiatan positif yang melibatkan masyarakat ini dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan sehingga memberikan manfaat lebih luas, baik dalam aspek lingkungan, kesehatan maupun sosial,” tuturnya.
Penyelenggara berencana menjadikan lomba kriya daur ulang plastik sebagai agenda tahunan untuk memperkuat gerakan pengurangan sampah dan memperluas peluang ekonomi kreatif di Kabupaten Kepahiang.







