Lahan Clean and Clear, Pembangunan KNMP Kungkai Baru Dilanjutkan

oleh -38 Dilihat
oleh
Plt. Kepala DKP Seluma, Ali Sadikin, bersama Pjs. Kades Kungkai Baru meninjau lokasi pembangunan KNMP. Lahan kini clean and clear, pembangunan dermaga nelayan dan wisata bahari segera dimulai.-Foto: Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Kungkai Baru, Kecamatan Air Periukan, Kabupaten Seluma, akhirnya resmi dilanjutkan setelah status lahan dinyatakan clean and clear. Persoalan sengketa lahan yang sempat menjadi hambatan utama kini telah menemui titik terang melalui mekanisme tukar guling yang disepakati bersama.

Plt. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Seluma, Ali Sadikin, memastikan bahwa seluruh proses administrasi terkait lahan telah rampung. Ia menegaskan bahwa kesepakatan ini menjadi kunci kelancaran proyek strategis nasional tersebut.

“Alhamdulillah kata mufakat telah ada, sehingga pembangunan tetap dilaksanakan di lokasi awal. Permasalahan lahan yang sempat tarik-ulur saat ini telah clean and clear,” ujar Ali Sadikin saat meninjau lokasi rencana pembangunan dermaga kapal nelayan dan pengembangan wisata bahari, Selasa (16/9/2026).

Sebelumnya, rencana pembangunan KNMP di Kungkai Baru sempat tertahan akibat penolakan sebagian warga terhadap mekanisme pengadaan lahan. Masyarakat menilai proses tukar guling lahan tidak melalui musyawarah mufakat terlebih dahulu, sehingga memicu polemik yang berlarut-larut.

Puncaknya, musyawarah yang digelar pada Minggu (14/9/2026) belum menghasilkan kesepakatan. Namun, melalui pendekatan persuasif dan dialog intensif antara pemerintah desa, DKP Seluma, dan pemilik lahan, akhirnya tercapai solusi win-win solution.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, pemilik lahan lokasi pembangunan awal sepakat menyerahkan tanahnya dengan skema ganti rugi berupa tukar lahan milik warga bernama Wahyu. Pembiayaan proses ini bersumber dari hasil kebun desa, sehingga tidak membebani anggaran daerah.

Dengan status lahan yang sudah jelas, pembangunan KNMP di Kungkai Baru akan segera dimulai. Proyek ini mencakup pembangunan dermaga kapal nelayan, balai pelatihan, pusat UMKM, pasar ikan, serta pengembangan wisata bahari sebagai daya tarik baru bagi perekonomian pesisir.

Ali Sadikin menjelaskan bahwa KNMP bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan ekosistem ekonomi terpadu yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan secara berkelanjutan. “Ini adalah investasi jangka panjang bagi masyarakat pesisir Seluma,” tambahnya.

Pembangunan KNMP di Kungkai Baru merupakan bagian dari program prioritas nasional yang menyasar 65 desa pesisir di tahap pertama tahun 2025–2026. Di Provinsi Bengkulu, selain Kungkai Baru, terdapat tiga lokasi lain yang juga mendapat alokasi serupa, yakni Desa Muara Maras, Desa Ketapang Baru, dan Desa Pasar Seluma.

Keberlanjutan pembangunan KNMP di Kungkai Baru diharapkan mampu mendongkrak produktivitas nelayan lokal melalui fasilitas modern dan akses pasar yang lebih luas. Selain itu, pengembangan wisata bahari diproyeksikan membuka lapangan kerja baru bagi pemuda desa.

Pemerintah Kabupaten Seluma sendiri telah menerima bantuan anggaran sebesar Rp22 miliar dari pemerintah pusat untuk membangun empat KNMP di wilayahnya. Dana ini akan dialokasikan secara bertahap sesuai progres fisik di lapangan.

Dengan selesainya tahap administrasi lahan, kini fokus beralih pada eksekusi teknis di lapangan. Pemerintah desa bersama DKP Seluma berkomitmen memastikan pembangunan berjalan transparan, akuntabel, dan tepat waktu.

Terselesaikannya sengketa lahan menjadi kabar gembira bagi ratusan nelayan di Desa Kungkai Baru. Mereka kini menanti realisasi pembangunan yang diharapkan dapat mengubah wajah perekonomian desa dalam beberapa tahun ke depan.

“Kami berharap KNMP ini benar-benar membawa manfaat nyata, bukan hanya simbolis. Nelayan butuh kepastian, bukan janji,” pungkas salah seorang tokoh nelayan setempat.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.