Laba Hutama Karya Naik 6,30 Persen, Tol Trans Sumatra Jadi Mesin Pertumbuhan

oleh -68 Dilihat
oleh
KINERJA POSITIF: PT Hutama Karya (Persero) mencatatkan pertumbuhan laba bersih 6,30 persen hingga triwulan III 2026, ditopang peningkatan pendapatan operasional jalan tol dan efisiensi keuangan perusahaan.-Foto :red/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- PT Hutama Karya (Persero) membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 6,30 persen secara tahunan hingga triwulan III 2026. Pencapaian tersebut didukung peningkatan pendapatan operasional jalan tol sebesar 12,4 persen, disertai pengendalian biaya operasional dan efisiensi keuangan.

Dalam Rapat Koordinasi Triwulan III di Jakarta, Rabu (21/10), perusahaan juga melaporkan pertumbuhan pendapatan usaha sebesar 2,70 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur Utama Hutama Karya, Koentjoro, menyebut capaian tersebut menunjukkan upaya perusahaan menjaga kinerja keuangan tetap sehat di tengah pelaksanaan pembangunan infrastruktur nasional.

Menurutnya, peningkatan pendapatan jalan tol menjadi salah satu faktor penting yang menopang profitabilitas perusahaan. Bersama anak usahanya, Hutama Karya saat ini mengoperasikan 847 kilometer Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS).

Sepanjang semester I 2026, jumlah kendaraan yang melintasi JTTS mencapai 17 juta unit. Rata-rata lalu lintas harian juga melampaui target perusahaan. Kondisi ini didorong oleh bertambahnya ruas tol yang beroperasi, meningkatnya konektivitas kawasan industri dan pelabuhan, serta semakin tingginya pemanfaatan jalan tol oleh masyarakat.

Selain mengelola jaringan tol di Sumatra, Hutama Karya turut mengoperasikan Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta Seksi S sepanjang 14,3 kilometer dan Jalan Tol Akses Tanjung Priok sepanjang 11,4 kilometer. Dengan tambahan kedua ruas tersebut, total jalan tol yang dikelola perusahaan mencapai sekitar 872,5 kilometer.

Perusahaan mengandalkan dua lini bisnis utama, yakni jasa konstruksi dan operasional jalan tol. Bisnis konstruksi bergantung pada perolehan proyek, sedangkan pengoperasian jalan tol memberikan pemasukan secara berkelanjutan selama masa konsesi. Perpaduan kedua sektor tersebut dinilai mampu menjaga stabilitas pendapatan dan memperkuat arus kas perusahaan.

Di bidang konstruksi, Hutama Karya menerapkan evaluasi ketat terhadap setiap peluang proyek, mulai dari analisis risiko dan kelayakan hingga kemampuan pembayaran pemberi kerja. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas piutang sekaligus meminimalkan risiko keuangan. Saat ini, perusahaan juga dipercaya mengerjakan 27 Proyek Strategis Nasional (PSN) di berbagai sektor.

Dari sisi keuangan, aset dan ekuitas Hutama Karya hingga September 2026 mengalami pertumbuhan dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, rasio utang berbunga terhadap modal tetap terkendali di kisaran 0,25 kali. Perusahaan juga memperoleh pengakuan kategori layak investasi (investment grade) dari Pefindo, Fitch Ratings, dan Moody’s.

Hutama Karya turut meningkatkan kualitas pelayanan melalui kesiapan armada bantuan, pemeliharaan jalan, serta pemanfaatan teknologi digital melalui aplikasi MOZY. Aplikasi tersebut menyediakan akses pemantauan CCTV, informasi tarif, dan tombol darurat. Perusahaan juga masuk dalam jajaran 100 BUMN dengan pelayanan terbaik dalam ajang Danantara Indonesia CX100.

Memasuki akhir 2026, perusahaan memusatkan perhatian pada efisiensi biaya, pengamanan arus kas, penguatan manajemen risiko, dan percepatan pembangunan sejumlah koridor JTTS. Proyek yang menjadi prioritas meliputi ruas Palembang–Betung, Betung–Jambi, serta Rengat–Pekanbaru, khususnya Seksi Junction Pekanbaru–Bypass Pekanbaru.

Koentjoro menegaskan, penguatan kinerja keuangan dan keberlanjutan pembangunan menjadi dua hal yang harus berjalan beriringan. Dengan pengelolaan bisnis yang disiplin, Hutama Karya berupaya memastikan penugasan pembangunan infrastruktur nasional tetap terlaksana sekaligus memberikan manfaat bagi konektivitas dan perekonomian masyarakat.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.