Kue Tat: Kelezatan Legendaris yang Menjadi Ikon Oleh-Oleh Bengkulu

oleh -80 Dilihat
oleh
Kue Tat, warisan Bengkulu: lapisan renyah, isi selai nanas manis, aroma santan menggoda. Oleh-oleh legendaris ini menyimpan sejarah istana dan rasa yang tak terlupakan bagi setiap pencinta kuliner.-Foto: Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Di balik keindahan alam Provinsi Bengkulu, tersembunyi sebuah warisan kuliner yang sarat akan sejarah dan cita rasa: Kue Tat atau yang akrab disebut Bay Tat. Kue tradisional ini bukan sekadar camilan, melainkan simbol pariwisata dan kebanggaan masyarakat Bengkulu yang kisahnya bermula dari istana para raja .

Nama “Bay Tat” sendiri memiliki makna filosofis yang mendalam. Dalam bahasa Bengkulu, kata “Bay” berarti induk, sementara “Tat” merujuk pada kue tart . Dahulu, kue ini merupakan hidangan eksklusif yang hanya disajikan untuk keluarga kerajaan dan tamu istimewa di kerajaan-kerajaan Bengkulu, seperti Kerajaan Pepinau dan Selebar. Namun kini, kelezatannya telah dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat dan menjadi oleh-oleh paling dicari wisatawan .

Apa yang membuat Kue Tat begitu istimewa? Keunikannya terletak pada tekstur padat namun lembut, serta perpaduan rasa gurih dari santan dan mentega dengan manis legit dari selai nanas di atasnya . Bentuknya yang beragam, mulai dari ukuran besar seloyang penuh yang disebut Bay Tat, hingga varian kecil segenggaman tangan yang dikenal sebagai Anak Tat atau mini tat, semakin menambah daya tariknya . Tak heran jika kue berwarna kuning kecoklatan ini kerap dijuluki sebagai “pizza-nya Bengkulu” .

Pembuatan Kue Tat pun masih banyak yang dilakukan secara tradisional. Bahan-bahan utamanya seperti tepung terigu, mentega, telur, gula, dan santan diolah dengan resep turun-temurun . Proses pemanggangan yang sempurna menghasilkan aroma harum khas kelapa yang menggugah selera. Kue ini tidak hanya hadir di momen hari raya atau pesta adat, tetapi juga mudah ditemukan di toko oleh-oleh di berbagai penjuru Bengkulu .

Bagi Anda yang berkunjung ke Bumi Rafflesia, jangan lewatkan kesempatan untuk membawa pulang Kue Tat sebagai buah tangan. Kelezatannya yang legendaris dan sejarahnya yang kaya menjadikan kue ini lebih dari sekadar camilan, melainkan sepenggal kisah budaya Bengkulu yang patut dilestarikan .

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.