KLIKINFOBERITA.COM,-Pembangunan jalan hotmix yang menghubungkan Desa Renah Semanik di Kecamatan Karang Tinggi dengan Desa Kelindang di Kecamatan Merigi Kelindang, Kabupaten Bengkulu Tengah, mendapat perhatian luas dari masyarakat. Tidak hanya keadaan jalan yang dipertanyakan, tetapi juga kualitas saluran drainase dan pelapis tebing di sepanjang jalur tersebut.
Proyek yang dilaksanakan pada tahun 2025 ini diduga ternyata tidak dikerjakan secara optimal. Kini, hanya beberapa bulan setelah proyek selesai, beberapa bagian dari struktur tersebut dilaporkan mulai mengalami kerusakan.
Menurut data yang diperoleh pada hari Jumat, 13 Maret 2026, pembangunan jalan, drainase, dan pelapis tebing tersebut selaku satu kesatuan proyek hotmix memiliki nilai anggaran sekitar Rp9. 861. 070. 000.
Namun, di beberapa lokasi, saluran drainase sudah terlihat pecah dan bahkan mengalami kerusakan. Beberapa bagian sudah tampak mulai rontok, memicu perhatian masyarakat terhadap kualitas beton yang digunakan dalam proyek tersebut.
Salah seorang warga Bengkulu Tengah berinisial SS menyatakan, kerusakan pada saluran drainase telah terlihat meskipun usia proyek masih tergolong muda.
“Saluran drainase kini sudah mulai bermasalah. Saya perhatikan banyak bagian bangunan yang sudah retak dan rontok. Kami sebagai masyarakat merasa prihatin karena proyek ini baru beberapa bulan selesai tetapi kerusakannya sudah cukup signifikan,” katanya.
Masyarakat mendesak pihak terkait untuk segera melakukan pemeriksaan langsung terhadap mutu pekerjaan proyek tersebut. Sebab, jalan tersebut adalah akses vital yang menghubungkan dua kecamatan di Kabupaten Bengkulu Tengah.
Di samping itu, masyarakat juga menyoroti kondisi pelapis tebing di sejumlah titik yang dinilai mulai mengalami kerusakan. Jika tidak segera ditangani, hal ini dikhawatirkan dapat menyebabkan longsor di sekitar jalan, terkhusus saat musim hujan.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak kontraktor maupun instansi terkait belum memberikan penjelasan resmi mengenai dugaan kualitas pekerjaan pada proyek jalan hotmix, drainase, dan pelapis tebing tersebut.








