Kepala BNPB Lantik Sembilan Pejabat, Perkuat Pengawasan dan Penanganan Bencana

oleh -39 Dilihat
oleh
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto melantik sembilan pejabat di lingkungan BNPB di Jakarta, Selasa (13/10/2026), sebagai upaya memperkuat kinerja organisasi, profesionalisme, dan efektivitas penanggulangan bencana.-Foto: Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto melantik sembilan pejabat di lingkungan BNPB untuk memperkuat kinerja organisasi, pengawasan internal, serta efektivitas penanggulangan bencana. Pelantikan berlangsung di Aula Sutopo Purwonugroho, Graha BNPB, Jakarta, Selasa (13/10/2026).

Sembilan pejabat yang dilantik terdiri atas satu pejabat pimpinan tinggi madya, tiga pejabat pimpinan tinggi pratama, tiga pejabat administrator, dan dua pejabat pengawas. Mereka akan mengisi sejumlah posisi strategis, mulai dari pengawasan, penanganan darurat, logistik, hingga tata kelola sumber daya organisasi.

Agus Hardja Santana dilantik sebagai Inspektur Utama BNPB berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 122/TPA Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan BNPB, tertanggal 23 September 2026.

Sementara itu, delapan pejabat lainnya yang dilantik ialah dr. Riswandi sebagai Direktur Penanganan Darurat Wilayah II; Septiana Jatiningsih sebagai Kepala Pusat Pembinaan Jabatan Fungsional Kebencanaan; serta Brigjen TNI Hery Setiono sebagai Direktur Optimasi Jaringan Logistik dan Peralatan.

Selanjutnya, Letkol Inf Eduar Hendri dipercaya sebagai Kepala Bagian Rumah Tangga; Ahmad Abdulghoni sebagai Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa; Hari Susanto sebagai Kepala Bagian Tata Usaha; Brillian Syahputra Igirisa sebagai Kepala Subbagian Barang Milik Negara; dan Auliya Setianti Wahyuani sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha pada Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan.

Dalam arahannya, Suharyanto menekankan pentingnya kepatutan, transparansi, dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas, khususnya terkait pengadaan barang dan jasa serta pengelolaan aset negara. Ia juga mengingatkan agar setiap program tidak sekadar mengejar pelaksanaan kegiatan dan penyerapan anggaran, tetapi menghasilkan keluaran serta manfaat nyata bagi masyarakat.

Rotasi jabatan tersebut menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus memperkuat koordinasi dan kolaborasi di lingkungan BNPB. Para pejabat baru diharapkan segera beradaptasi dengan tanggung jawab masing-masing serta membangun sinergi dengan unsur pentaheliks, yakni pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media.

Penguatan koordinasi dinilai penting agar pelaksanaan tugas penanggulangan bencana berjalan terpadu, mulai dari kesiapsiagaan hingga penanganan darurat. Dengan demikian, keputusan organisasi dapat mendukung respons yang lebih efektif terhadap kebutuhan masyarakat terdampak bencana.

BNPB berharap para pejabat yang baru dilantik menjalankan amanah dengan integritas, profesionalisme, loyalitas, dan tanggung jawab. Setiap kebijakan diharapkan berorientasi pada peningkatan kinerja lembaga serta pelayanan penanggulangan bencana yang semakin optimal bagi masyarakat.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.