KLIKINFOBERITA.COM,- Kebakaran lahan sawit milik warga Desa Linggar Galing, Kecamatan Pondok Kubang, Kabupaten Bengkulu Tengah, terjadi pada Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Musim kemarau panjang dan angin kencang diduga mempercepat penyebaran api sehingga mengancam areal kebun di sekitarnya.
Saksi mata melaporkan bahwa api pertama kali muncul di salah satu titik area lahan sawit. Api diduga bermula dari puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh orang yang melintas, kemudian menyulut ilalang kering dan menjalar ke tajuk tanaman sawit.
Menerima informasi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkulu Tengah bersama tim Pemadam Kebakaran (DAMKAR), unsur TNI, POLRI, dan warga setempat segera dikerahkan ke lokasi. Kepala BPBD Kabupaten Bengkulu Tengah, Siswandi, mengatakan proses pemadaman berlangsung lama karena kondisi lahan yang sangat kering dan banyak material mudah terbakar.
“Upaya pemadaman berlangsung beberapa saat dan alhamdulillah api berhasil dipadamkan. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Namun luas lahan yang terbakar masih dalam pendataan,” kata Siswandi saat dihubungi via telepon.
Petugas melakukan pendinginan (pembasahan sisa titik api) untuk memastikan tidak ada bara yang dapat menyulut kebakaran susulan. Selain itu, tim patroli darat melakukan pengawasan di area sekeliling untuk mencegah menularnya api ke kebun warga lainnya.
Siswandi mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau, terutama menghindari kebiasaan membuang puntung rokok sembarangan dan membakar sampah di dekat lahan terbuka. Ia juga meminta masyarakat segera melapor jika menemukan titik api kecil untuk ditangani lebih cepat.
Kebakaran lahan di musim kemarau tidak hanya merusak aset produktif warga, tetapi juga berpotensi menimbulkan polusi asap yang mengganggu kesehatan dan aktivitas sehari-hari. Hingga berita ini diturunkan, kondisi di lokasi dilaporkan aman, namun petugas masih melakukan pendinginan dan pemantauan untuk mencegah kebakaran kembali terjadi.







