KLIKINFOBERITA.COM,- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bengkulu kembali mengingatkan seluruh Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) untuk tidak mempraktikkan jual beli buku kepada murid. Larangan ini juga mencakup kerja sama dengan pihak ketiga atau rekanan dalam penyediaan buku pelajaran.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, Ilham Putra, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pendidikan yang benar-benar gratis dan berkualitas. Aturan tersebut mengacu pada Surat Edaran (SE) Wali Kota Bengkulu serta petunjuk teknis (Juknis) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
“Penjualan buku di sekolah itu tidak diperbolehkan. Semua kebutuhan belajar siswa sudah diakomodir melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sesuai dengan persentase dan regulasi yang berlaku,” tegas Ilham Putra saat ditemui awak media, Senin (20/7).
Menurutnya, dana BOS yang disalurkan kepada setiap sekolah sudah mencakup anggaran untuk pengadaan buku teks utama, buku penunjang, hingga alat tulis kantor. Dengan demikian, sekolah tidak memiliki alasan untuk memungut biaya tambahan dari orang tua murid, apalagi menjadikan momen awal tahun ajaran sebagai ajang bisnis buku.
Ilham menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan monitoring secara berkala ke setiap satuan pendidikan. Jika ditemukan sekolah yang melanggar aturan tersebut, maka akan diberikan sanksi tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk berani melapor jika mengetahui adanya praktik jual beli buku yang menyalahi aturan.
Langkah ini disambut positif oleh sejumlah komite sekolah dan orang tua murid di Kota Bengkulu. Mereka menilai kebijakan tersebut sangat membantu meringankan beban biaya pendidikan di tengah kondisi ekonomi yang masih belum pulih sepenuhnya. Dinas Dikbud pun berharap seluruh pihak dapat mendukung penuh kebijakan ini demi terciptanya iklim belajar yang adil dan merata bagi seluruh anak-anak di Kota Bengkulu.








