KLIKINFOBERITA.COM,- Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) tercatat turun tajam pada perdagangan Jumat, 14 Agustus 2026. Mengutip laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam turun sebesar Rp36.000 menjadi Rp2.664.000 per gram.
Penurunan ini meneruskan fluktuasi mingguan: pada Kamis (13/8) harga sempat naik Rp20.000 ke posisi Rp2.700.000 per gram, sementara Rabu (12/8) tercatat turun Rp30.000 ke angka Rp2.680.000 per gram. Meski berfluktuasi, harga saat ini masih berada sekitar 15,9% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa (all time high) Rp3.168.000 per gram yang dicapai pada 29 Januari 2026.
Jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, harga emas Antam masih mencatatkan kenaikan sekitar 7,07% dari Rp2.488.000 per gram pada 1 Januari 2026. Tren ini menunjukkan bahwa, meski terjadi koreksi jangka pendek, logam mulia masih mempertahankan penguatan tahunan.
Harga buyback anjlok
Harga pembelian kembali (buyback) emas Antam pada Jumat juga turun Rp36.000 menjadi Rp2.510.000 per gram. Pembeli yang hendak menjual kembali emas ke Antam harus memperhitungkan pemotongan pajak sesuai ketentuan yang berlaku.
Kebijakan pajak
Transaksi jual (pembelian oleh konsumen) atas emas batangan dikenai pemotongan PPh Pasal 22 sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 34/PMK.10/2017, yakni 0,45% bagi pembeli yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 0,9% bagi non-NPWP. Untuk transaksi buyback dengan nominal di atas Rp10 juta, PPh 22 dikenakan sebesar 1,5% untuk pemilik NPWP dan 3% bagi non-NPWP; besaran PPh ini langsung dipotong dari nilai buyback.
Daftar harga pecahan
Berikut daftar harga emas batangan Antam per Jumat (14/8/2026), belum termasuk pajak:
0,5 gram: Rp1.382.000
1 gram: Rp2.664.000
2 gram: Rp5.268.000
3 gram: Rp7.877.000
5 gram: Rp13.095.000
10 gram: Rp26.135.000
25 gram: Rp65.212.000
50 gram: Rp130.345.000
100 gram: Rp260.612.000
250 gram: Rp651.265.000
500 gram: Rp1.302.320.000
1.000 gram: Rp2.604.600.000
Analisis singkat
Penurunan harga sehari ini kemungkinan dipengaruhi oleh sentimen pasar global, termasuk penguatan dolar AS dan data ekonomi yang memengaruhi ekspektasi suku bunga. Investor cenderung melepas aset aman seperti emas saat imbal hasil obligasi AS naik. Namun, kenaikan harga sejak awal tahun menandakan permintaan jangka menengah-ke-panjang untuk emas masih ada, baik untuk lindung nilai inflasi maupun diversifikasi portofolio.
Konsumen disarankan memantau pergerakan harga harian di situs Logam Mulia Antam dan memperhitungkan dampak pajak saat membeli atau menjual emas.







