Harga Cabai Rawit Merah di Bengkulu Tembus Rp60 Ribu per Kg, Pedagang: “Susah Dapat Barang”

oleh -122 Dilihat
oleh
Harga cabai rawit merah di Pasar Panorama Bengkulu tembus Rp60 ribu per kg, Jumat (11/9). Pedagang keluhkan pasokan menipis akibat musim kemarau. Warga diminta bijak belanja dan cari alternatif bumbu.-Foto: Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Harga cabai rawit merah di Pasar Panorama, Kota Bengkulu, kembali merangkak naik pada Jumat pagi, 11 September 2026. Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, harga komoditas pedas ini kini dipatok sekitar Rp60.000 per kilogram, naik signifikan dibandingkan pekan lalu yang masih berada di kisaran Rp55.000–Rp60.000 per kg.

Kenaikan ini sejalan dengan tren nasional yang mencatat lonjakan harga cabai rawit merah hingga di atas Rp60.000 per kg di sejumlah pasar tradisional Indonesia akibat pasokan yang terbatas. Di Bengkulu, faktor musim kemarau panjang disebut menjadi pemicu utama sulitnya distribusi dan menipisnya stok cabai dari daerah sentra produksi.

Lilis (33), seorang pedagang sayuran di Pasar Panorama, mengakui bahwa hampir semua jenis komoditas sayuran mengalami kenaikan harga dalam sepekan terakhir. Selain cabai, harga kacang panjang misalnya, yang sebelumnya paling mahal Rp20.000 per kg, kini melonjak menjadi Rp25.000–Rp30.000 per kg.

“Kacang panjang sekarang antara Rp25 ribu sampai Rp30 ribu per kg. Awalnya paling mahal Rp20 ribu. Sekarang tinggi semua,” ujar Lilis saat ditemui di lapaknya.

Hal senada juga terjadi pada harga buncis yang bertahan di angka Rp30.000 per kg sejak beberapa bulan terakhir. Menurut Lilis, kondisi ini disebabkan oleh cuaca kemarau yang membuat barang semakin sulit didapat.

“Sudah berbulan-bulan enggak turun. Karena kemarau, barang jadi agak susah,” tuturnya.

Daftar Harga Sayuran di Pasar Panorama, 11 September 2026

Selain cabai rawit dan kacang panjang, sejumlah sayuran lain juga terpantau mengalami kenaikan atau bertahan di harga tinggi. Berikut rincian harga beberapa komoditas unggulan di Pasar Panorama:

Cabai rawit merah: Rp60.000 per kg

Bawang putih: Rp40.000 per kg

Kacang panjang: Rp10.000–Rp1.5 000 per kg

Buncis: Rp30.000 per kg

Labu siam: Rp6.000 per buah

Labu kecil: Rp25.000 per kg

Mentimun: Rp10.000–Rp13.000 per kg

Pemerintah daerah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bengkulu sebelumnya memastikan bahwa meski terjadi fluktuasi, pasokan pangan strategis di pasar tradisional masih terkendali. Namun, warga diminta bijak dalam berbelanja dan memanfaatkan alternatif bumbu dapur lain jika harga cabai dirasa terlalu memberatkan.�

Warga Dihimbau Bijak Belanja

Menyikapi kenaikan ini, sejumlah ibu rumah tangga mengaku mulai mengurangi penggunaan cabai dalam masakan sehari-hari. “Kalau bisa diganti bumbu lain, ya diganti dulu. Soalnya kalau tiap hari pakai cabai, bisa bikin belanja membengkak,” kata seorang pengunjung pasar.

Pemerintah diharapkan segera mengambil langkah stabilisasi harga, termasuk mengoptimalkan distribusi dari daerah surplus dan memastikan rantai pasok tidak terganggu oleh tengkulak.

Dengan harga cabai rawit merah yang terus merangkak naik, masyarakat Bengkulu diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik membeli dalam jumlah besar, agar tidak memicu kelangkaan semu di pasaran.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.