DPRD Bengkulu Tengah Bahas Pandangan Umum Fraksi dan Jawaban Bupati atas Raperda APBD Perubahan 2026

oleh -70 Dilihat
oleh
Ketua DPRD Fepi Suheri memimpin paripurna, fraksi menyampaikan pandangan, dan Wakil Bupati Tarmizi menjawab. Pembahasan anggaran fokus pada pelayanan publik dan pemulihan ekonomi daerah.-Foto: Dedy/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- DPRD Kabupaten Bengkulu Tengah menggelar Rapat Paripurna di Ruang Rapat Gunung Bungkuk, Kamis (27/8/2026), dengan agenda utama penyampaian Pandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap Raperda APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 serta jawaban Bupati atas masukan tersebut.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Fepi Suheri, S.AP., dan dihadiri Wakil Bupati Tarmizi, S.Sos., Asisten I, pimpinan OPD, seluruh anggota DPRD, serta perwakilan camat. Dalam pembukaan, Fepi menegaskan bahwa pembahasan anggaran harus dipandang sebagai proses substantif yang membawa tanggung jawab besar bagi wakil rakyat.

“Di balik setiap angka-angka APBD, tersimpan amanah dan harapan masyarakat yang wajib kita jaga dengan sungguh-sungguh. Oleh karena itu, setiap keputusan anggaran yang diambil di ruangan ini memikul tanggung jawab moral yang sangat berat, yang kelak harus kita pertanggungjawabkan kepada rakyat, daerah, dan Tuhan Yang Maha Esa,” tegas Fepi Suheri.

Sesuai tata tertib, tujuh fraksi secara berurutan menyampaikan pandangan umum, yakni Fraksi PPP, PDI-P, Gerindra, PAN, PSI, Golkar, dan NasDem. Secara umum, fraksi-fraksi memberi catatan strategis terkait prioritas penggunaan anggaran, efisiensi belanja, dan penguatan program yang mendukung pemulihan ekonomi pasca-bencana serta peningkatan layanan dasar.

Beberapa fraksi meminta alokasi anggaran yang lebih jelas untuk program ketahanan pangan, infrastruktur jalan desa, dan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan. Fraksi lain menyoroti kebutuhan transparansi penyerapan anggaran serta mekanisme evaluasi yang ketat untuk proyek-proyek strategis. Satu fraksi meminta penajaman indikator kinerja program agar dampak pembangunan dapat diukur secara nyata.

Menanggapi seluruh pandangan fraksi, Wakil Bupati Tarmizi menyampaikan jawaban dari pemerintah daerah yang menekankan komitmen eksekutif untuk menindaklanjuti catatan DPRD. Tarmizi menjelaskan langkah-langkah korektif yang akan dilakukan untuk menyelaraskan program dan anggaran, termasuk evaluasi realokasi belanja, percepatan belanja yang mendukung pemulihan ekonomi, serta peningkatan mekanisme pengawasan internal.

“Kami mengapresiasi masukan dari seluruh fraksi. Pemerintah daerah akan menyusun tindak lanjut yang konkret dan berbasis data, agar anggaran perubahan ini benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan memperkuat pelayanan publik,” ujar Wakil Bupati Tarmizi.

Rapat paripurna ditutup setelah penyampaian jawaban dan penetapan jadwal pembahasan teknis berikutnya antara Banggar DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah. Para pihak sepakat melanjutkan pembahasan ke tingkat alat kelengkapan dewan untuk finalisasi Raperda APBD Perubahan 2026 dalam beberapa hari ke depan.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.