Dinkes Bengkulu Tengah Bawa Dokter Spesialis ke Desa, Layanan Kesehatan Gratis Disambut Antusias Warga Kertapati

oleh -14 Dilihat
oleh
Kepala Dinkes Bengkulu Tengah, Barti Hasibuan, membuka pelayanan kesehatan bergerak di Desa Kertapati. Dokter spesialis anak dari RSUD Sungai Lemau melayani pemeriksaan gratis untuk warga, khususnya anak-anak yang membutuhkan penanganan medis khusus.-Foto :red,adv/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Upaya Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah dalam memutus mata rantai ketimpangan akses kesehatan antara pusat kota dan wilayah pedesaan terus diwujudkan secara nyata dan terukur. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkulu Tengah kembali menggelar pelayanan kesehatan bergerak yang menyasar masyarakat di pelosok, kali ini bertempat di Desa Kertapati, wilayah kerja Puskesmas Perawatan Pagar Jati.

Kegiatan strategis ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Bengkulu Tengah, Barti Hasibuan, S.K.M., M.AP. Agenda ini menjadi angin segar bagi warga setempat, pasalnya pemerintah tidak hanya menerjunkan dokter umum, melainkan menghadirkan dokter spesialis anak dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sungai Lemau, dr. Rosalina Dewi, M.Ked., Sp.A. Kehadiran spesialis di tengah desa ini merupakan terobosan “jemput bola” untuk melayani pasien yang selama ini terkendala jarak tempuh dan biaya transportasi menuju kota.

Dalam arahannya, Barti Hasibuan menegaskan bahwa program ini adalah wujud komitmen pemerintah daerah untuk menjamin hak kesehatan warganya secara inklusif. Ia menginstruksikan jajarannya untuk memastikan seluruh rangkaian layanan, mulai dari tahap skrining, konsultasi medis, hingga pengambilan obat, digratiskan sepenuhnya tanpa ada pungutan liar.

“Pelayanan kesehatan bergerak yang menghadirkan dokter spesialis ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan pengobatan, khususnya yang berkaitan dengan tumbuh kembang anak. Saya tegaskan, mulai dari skrining, pemeriksaan dokter, hingga obat-obatan semuanya gratis tanpa biaya. Ini adalah hak masyarakat yang harus dipenuhi negara,” tegas Barti di hadapan warga yang antusias menunggu giliran pemeriksaan.

Barti juga menambahkan bahwa program ini bersifat berkelanjutan dan komprehensif. Tidak hanya spesialis anak, pada kesempatan mendatang Dinkes berencana membawa spesialis penyakit dalam, mata, serta obstetri dan ginekologi (Obgyn) untuk menjangkau berbagai lapisan masyarakat dengan kebutuhan medis yang lebih beragam.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Perawatan Pagar Jati, Mustofa Kadir, S.K.M., mengungkapkan bahwa berdasarkan data skrining awal yang dilakukan tim medis terhadap anak-anak di Desa Kertapati, ditemukan sejumlah keluhan kesehatan yang dominan. Mayoritas pasien anak menderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) berupa flu dan batuk, gangguan pencernaan seperti diare, penyakit kulit, serta masalah gizi berupa susah makan yang perlu perhatian khusus orang tua.

“Kondisi ini menunjukkan pentingnya deteksi dini. Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan kesempatan emas ini. Bawa anak-anak Bapak/Ibu untuk diperiksa langsung oleh dokter spesialis, sehingga penanganan bisa dilakukan tepat sasaran,” ajak Mustofa.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Plt. Camat Pagar Jati, Khairul Saleh, S.Sos., yang memberikan dukungan penuh atas sinergitas antara pemerintah kecamatan, puskesmas, dan dinas kesehatan. Kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Bengkulu Tengah secara merata, mandiri, dan sejahtera.( Adv)

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.